Pemerintah Tegaskan Dukung Wirausaha Perempuan

RO/X-11
27/5/2016 11:14
Pemerintah Tegaskan Dukung Wirausaha Perempuan
(Dok. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak)

MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise melakukan kunjungan kerja ke Tiongkok dalam rangka pertemuan Women Leadership W20. Pertemuan ini dahulunya sebagai pertemuan Menteri Keuangan atau Gubernur Bank Sentral untuk membahas tentang sektor keuangan global dan seterusnya.

Keterlibatan Indonesia dalam pertemuan ini sangat penting untuk saling berbagi pengalaman dalam upaya memberdayakan dan melindungi perempuan serta melibatkan perempuan dalam pembangunan nasional, baik di lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Yohana juga memaparkan berbagai program Kementerian PP dan PA. Salah satunya kebijakan melindungi perempuan dan anak dari tindakan kekerasan dalam rumah tangga, perdagangan orang, dan pornografi.

Untuk pemberdayaan perempuan, KPP dan PA sedang menggalakkan program Planet 50:50, yaitu untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk kaum perempuan dapat maju dan setara dengan laki-laki. Sehingga, perempuan yang jumlahnya hampir mencapai setengah dari jumlah penduduk ini bisa mendapatkan peluang dan manfaat dalam akses pembangunan nasional.

“Lima puluh lima puluh juga berarti yang dilipatgandakan dengan angka 50. Setiap ada peluang berikan kepada perempuan 50, kemudian dilipatgandakan sekian kali 50 dan seterusnya,” ujar Yohana dalam siaran pers yang diterima Mediaindonesia.com, Jumat (27/5).

Di sela pertemuan tersebut, Yohana diwawancarai CCTV, yang merupakan salah satu jaringan TV nasional Tiongkok serta menjelaskan pemerintah Indonesia menaruh perhatian besar terhadap wirausaha yang dijalankan kaum perempuan.

Menurut Menteri Yohana, di Indonesia sekitar 98 persen dari semua usaha ekonomi yang jumlahnya kira-kira 45 juta adalah usaha mikro dan sekitar 50-60 persennya merupakan pelaku perempuan. Dengan jumlah yang sangat besar itulah, pemerintah berupaya membantu wirausaha yang dilakukan perempuan dengan memberikan bantuan dan perlindungan sosial bagi mereka. “Usaha para perempuan ini perlu dibantu agar usahanya lebih baik lagi,” ucapnya.

Menteri Yohana juga menekankan pentingnya keterlibatan Indonesia dalam pertemuan W20. Ajang pertemuan ini dapat menjadikan masing-masing antarnegara saling berbagi pengalaman. “Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak berusaha untuk terus melibatkan sebanyak-banyaknya perempuan dalam pembangunan nasional.”(X-11)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya