Jemaah Haji Dibekali Manajemen Krisis

Syarief Oebaidillah
25/5/2016 10:15
Jemaah Haji Dibekali Manajemen Krisis
(ANTARA)

KEMENTERIAN Agama tengah menyiapkan pembekalan kepada jemaah haji mengenai manajemen krisis jika terjadi insiden-insiden yang tidak diinginkan seperti kecelakaan tahun lalu, tragedi Mina dan jatuhnya crane di Mekkah.

Tujuan dari pembekalan itu agar jemaah selalu siap dengan berbagai kendala saat menjalani ibadah haji 1437 H/2016 M di Tanah Suci. Pembekalan itu termasuk materi tentang kiat-kiat agar tetap bugar dalam menjalani ibadah haji di Arab Saudi.

"Nanti jemaah akan dibekali mengenai materi itu, termasuk para Panitia Penyelengaraan Ibadah Haji (PPIH)," kata Direktur Pembinaan Haji dan Umrah Muhajirin Yanis di sela-sela acara seleksi petugas haji nonkloter di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, kemarin (Selasa, 24/5).

Demi kenyamanan jemaah, Muhajirin mengatakan jumlah PPIH yang mengurusi perlindungan jemaah diperkuat. Penguatan itu ialah dengan penggeseran komposisi petugas haji dengan memperbanyak PPIH yang fokus untuk perlindungan jemaah.

"Tahun ini tidak ada penambahan kuota petugas haji nonkloter. Hanya, ada pergeseran komposisi. Berkaca pada peristiwa crane dan Mina tahun lalu, ada penambahan jumlah petugas haji di bagian perlindungan jemaah ini," katanya.

Penggeseran komposisi itu, kata dia, merupakan penambahan porsi untuk TNI/Polri yang memiliki kemampuan untuk memobilisasi jemaah dengan baik. Total PPIH tahun ini sama dengan tahun lalu, yaitu 146 petugas dari berbagai latar belakang. Untuk mendapatkan petugas PPIH, Kemenag kemarin menyelenggarakan tes.

Sebanyak 386 peserta mengikuti tes di Ruang Serba Guna I, Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, Hadir pula pada acara itu Lilin Ambarwati dari Komisi Pengawasan Haji Indonesia dan sejumlah pejabat dari Itjen serta Ditjen Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kemenag. Selain dari Kemenag, ratusan peserta tes calon petugas PPIH itu berasal dari kementerian/lembaga terkait, TNI/Polri, dan instansi media massa.

Muhajirin menambahkan nantinya peserta yang dinyatakan lulus harus menyiapkan diri mengikuti pembekalan sebelum penentuan kelulusan akhir menjadi petugas haji.(*/Bay/H-1 )



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya