Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan segera membangun sistem peringatan dini lahar dingin di 17 lokasi di Gunung Sinabung, Sumatra Utara. Pemasangan alat tersebut mengadopsi keberhasilan di kawasan Gunung Merapi, Yogyakarta.
"Karena ada 50 juta meter kubik material sisa erupsi di atas, dan kalau hujan akan jadi lahar dingin, apalagi saat ini kondisi sungai-sungai sudah penuh," ucap Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho, kemarin (Senin, 23/5).
Tujuh belas titik lokasi pemasangan, lanjutnya, akan tersebar di wilayah selatan, barat daya, hingga tenggara dari Sinabung. Sistem peringatan dini tersebut diharapkan dapat menjadi sumber informasi juga bagi masyarakat terhadap lokasi mereka berada.
Selama ini, tambah Sutopo, penzonaan terhadap lokasi berbahaya hanya berdasarkan peta. "Kalau kita bilang, kawasan rawan bencana (KRB) 7 km, radius 6 km, masyarakat mana tahu itu lokasi tepatnya di mana," tambah Sutopo.
Dengan adanya sistem peringatan dini, masyarakat dapat memanfaatkannya sebagai sumber informasi zona bahaya dan aman. Dengan demikian, tidak ditemukan lagi kasus masyarakat menerobos KRB. Selama ini, lanjutnya, selain faktor ketidaktahuan, masyarakat menerobos KRB karena tuntutan ekonomi. "Mereka harus berkebun. Selama ini mereka kira ancaman tidak sampai desa," tukasnya.

Sementara itu, di Desa Gamber Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan santunan kepada keluarga korban awan panas dan lahar dingin Gunung Sinabung.
Mensos menyerahkan santunan yang totalnya berjumlah Rp140 juta itu secara simbolis kepada Bupati Karo Terkelin Brahmana yang selanjutnya diserahkan langsung kepada ahli waris tujuh korban awan panas dan dua korban lahar dingin.
Selain itu, Khofifah menyerahkan bantuan beras sebanyak 100 ton. Mensos menyampaikan turut berdukacita yang mendalam, termasuk termasuk dukacita dari Presiden Joko Widodo.
Di sisi lain, dua korban semburan awan panas, Cahaya Tarigan dan Cahaya Sembiring yang masih menjalani perawatan intensif di RSUP Adam Malik Medan, mulai membaik.
"Dua kaki salah satu korban bakal diamputasi karena sudah tidak berfungsi," ujar Kepala Bidang Pelayanan Medik dr Kadri Fauziah Tanjung.(Ric/PS/YN/X-8)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved