Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menginisiasi Program Guru Pembelajar untuk meningkatkan kompetensi guru di Tanah Air. Sebagaimana amanat Undang-Undang (UU) No.14/2015 tentang Guru dan Dosen, pembinaan dan pengembangan profesi guru sebagai aktualisasi dari profesi pendidik.
Mendikbud Anies Baswedan mengatakan kegiatan itu juga sekaligus merupakan tindak lanjut dari hasil pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) beberapa waktu lalu. Sebanyak 1.263 guru dengan nilai UKG di atas 80 dipilih sebagai narasumber untuk menyampaikan materi peningkatan kompetensi guru.
"Kita berdayakan guru-guru potensial ini untuk mendeliver pengalaman mereka. Sehingga bisa dipahami, belajar itu tidak hanya dilakukan oleh siswa tetapi juga oleh gurunya," ujar mantan Rektor Universitas Paramadina itu saat acara Pengenalan Program Guru Pembelajar di Hotel Ciputra, Jakarta, Sabtu (21/5).
Pasalnya, menurut Anies, untuk menjadi seorang guru yang menginspirasi harus memiliki kesadaran untuk terus belajar. Sehingga pendidikan yang diajarkan tidak hanya mencerahkan, tetapi juga membuka wawasan serta merangsang pengembangan kemampuan siswa.
Di samping itu, ia pun menilai penting perspektif pembelajaran karena sistemnya dilakukan secara terus menerus. Artinya begitu seorang guru merasa selesai belajar maka itulah pertanda sebuah kemunduran. Pun sebaliknya, jika guru terus belajar di situlah kemajuan dimulai.
"Apa yang kami berikan di sini hanya sebagai pemantik. Diharapkan, mereka nantinya bisa menularkan virus guru sebagai pembelajar," tegasnya.
Lebih lanjut, ungkap Anies, semangat pembelajar itu akan menjadikan seorang guru memiliki empat kompetensi abad 21. Antara lain, kemampuan berpikir kritis (critical thinking), kreatifitas (creativity), kolaborasi (collaboration), dan komunikasi (communication).
Meski begitu, imbuhnya, tidak mungkin orang berpikir kritis tanpa pengetahuan yang cukup. Sehingga diperlukan literasi dasar seperti minat baca terhadap sains, ekonomi, budaya, teknologi informasi, tidak terkecuali perkembangan di dunia politik dalam dan luar negeri.
"Yang tidak kalah penting ialah peningkatan kualitas karakter guru, mencakup moral dan kinerja," tandasnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved