SEBUAH studi baru mengungkapkan para perempuan berusia lanjut yang tinggal di daerah berpolusi tinggi berdampak negatif pada otak mereka secara signifikan. Tim peneliti mendiagnostik otak 1.403 perempuan berusia 71-89 tahun dengan magnetic resonance imaging (MRI). Selain itu, data pantauan udara mengenai perkiraan eksposur polusi udara terhadap para responden pada 6 sampai 7 tahun sebelum studi dianalisis.
Hasil studi bertajuk Annals of Neurology itu menunjukkan polusi udara partikulat ambien berefek merusak otak. "Beberapa bagian otak mengalami penuaan, terutama materi putih merupakan target penting dari efek neurotoksik," kata Dr Jiu-Chiuan Chen, pemimpin penelitian. (MNT/Hym/X-8)