1919: Ekskavasi Stonehenge

MI
19/6/2015 00:00
1919: Ekskavasi Stonehenge
(WIKIPEDIA)
SEKELOMPOK arkeolog memulai serangkaian ekskavasi Stonehenge dan membuktikan formasi bebatuan itu sudah ada sejak 1.500 tahun sebelum Masehi. Namun, dengan perkembangan kalibrasi kurva untuk penanggalan radio karbon, struktur utama Stonehenge ternyata sudah dibangun sejak 2.000 tahun sebelum Masehi.

Stonehenge awalnya dipercaya sebagai bagian dari kuil suku Druid, yakni suku dengan tingkatan kelas kerahiban dalam strata masyarakat kuno Celtic. Namun, pendapat tersebut akhirnya terbantahkan oleh fakta bahwa suku Druid baru tiba di daratan Inggris pada 250 sebelum Masehi.

Dalam penelitian Alexander Thom, yang didasarkan pada pemetaan selektif ratusan situs Megalitikum, didapatkan sebuah indikasi lingkaran-lingkaran ritual Megalitikum dibangun dengan tingkat akurasi yang tinggi, perhitungan geometri, dan matematika yang rumit. Hal tersebut seakan menjadi pembenar pendapat sebagian besar arkeolog bahwa Stonehenge memang dibangun untuk mengamati pergerakan Bulan dan Matahari. (19 Juni/History/BBC/Dok. MI)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya