Tol Cipali belum Sempurna, Pengguna Diimbau Waspada

RZ/UL/X-5
19/6/2015 00:00
Tol Cipali belum Sempurna, Pengguna Diimbau Waspada
Sejumlah kendaraan melintasi Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) di Subang, Jawa Barat.(ANTARA/Prasetyo Utomo)
HAMPIR setiap hari, sejak Tol Cikopo-Palimanan diresmikan penggunaannya pada 13 Juni oleh Presiden Joko Widodo, terjadi kecelakaan di jalan tersebut. Hingga kemarin tercatat sudah delapan kali terjadi kecelakaan yang menelan dua korban tewas.

"Sudah delapan kali kecelakaan, paling menonjol tiga kali," Kata Kanit Laka Lalu Lintas Polres Subang Iptu Omon Abdurahman, kemarin.

Omon menjelaskan tiga kecelakaan serius itu terjadi pada Senin (15/6) di Km 82+600, kemudian di Km 151 (17/6), dan kemarin di Km 94+400.

Kecelakaan terakhir, Avanza menabrak truk di depannya hingga mengakibatkan satu orang meninggal dan tiga lainnya luka-luka. Diduga, kecelakaan itu dipicu sopir yang mengantuk.

Kasatlantas Polres Cirebon AK Erwinsyah mengimbau pengguna Tol Cipali ekstra hati-hati. "Kalau lelah dan mengantuk, silakan istirahatlah di rest area," imbaunya.

Namun, soal tempat peristirahatan, Kapolres Cirebon Kombes Chiko Ardwiatto berharap pihak terkait segera merampungkannya karena hingga saat ini belum semua rest area siap.

"Jarak yang jauh menyebabkan sopir lelah dan mengantuk. Harus istirahat," ujarnya.

Salah seorang pengguna Tol Cipali yang ditemui Media Indonesia di Cirebon, Purwandoko, mengakui rest area memang belum jadi. "Baru disediakan mobil toko," tukasnya.

Purwandoko mengaku sempat mengantuk karena tolnya panjang dan mulus. "Jadi, saya lebih baik beristirahat dulu," ujar warga Cirebon itu.

Selain itu, katanya, penerangan tol minim, terutama di Km 150 hingga 170 atau dari Subang hingga Majalengka.

"Rambu-rambu lalu lintasnya juga masih kurang. Padahal di sekitar tol masih ada sawah, hutan, dan perkebunan," kata Dayat, pengguna tol.

Pengguna lainnya, Lukman, merasa jarak antara tepi aspal dan pengaman (guardrail) sempit, sekitar 50-60 sentimeter. Padahal idealnya sekitar 1 meter.

Malah, lanjutnya, di Km 148 hingga 150 dari arah Jakarta menuju Cirebon belum terpasang guardrail.

Sementara itu, PT Lintas Marga Sedaya (LMS), operator tol sepanjang 116,75 km itu, memperpanjang masa gratis melintas bagi pengguna hingga 26 Juni. (RZ/UL/X-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya