MENTERI Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin meminta agar masyarakat yang melakukan sahur on the road (SOTR) tetap menjaga kesucian saat Ramadan dengan tidak melakukan konvoi yang mengganggu ketertiban umum.
"Semangat sahur on the road amatlah baik. Namun, jangan mengurangi kesucian Ramadan," kata Menag di Jakarta, kemarin.
Pada umumnya, SOTR dilakukan lewat konvoi dan beberapa di antaranya mengganggu lalu lintas dan menimbulkan kebisingan sehingga maksud baik SOTR dapat berbalik menjadi mengganggu ketertiban.
"Ini perlu diperhatikan. Jangan sampai tujuan yang mulia atau baik itu dilakukan dengan cara yang salah," Menag menegaskan lagi.
Semangat baik SOTR, kata Lukman, perlu didukung, tapi harus dilakukan dengan baik dan memperhatikan etika dan norma di masyarakat.