4 ABK Sandera telah Diserahkan ke Keluarga

Antara
13/5/2016 18:43
4 ABK Sandera telah Diserahkan ke Keluarga
(ANTARA)

PERWAKILAN keluarga dari empat anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok bersenjata di Filipina Selatan, Aksamina Marani, istri dari Loren Marinus Petrus Rumawi, menyatakan bersyukur semua kru dapat kembali ke Indonesia dengan selamat.

"Saya mewakili keluarga keempat kru, mengucapkan terima kasih atas bantuan dalam melakukan pembebasan suami, anak, dan saudara kami yang dalam penyanderaan sejak 15 April 2016," kata Aksamina di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Jakarta, Jumat (13/5).

Keempat ABK WNI itu tiba di Jakarta pada Jumat pukul 10.20 WIB dan diserahterimakan dari Pemerintah RI kepada keluarga di Gedung Pancasila, setelah menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto.

Selain istri Loren Marinus yang berangkat dari Sorong Papua Barat, hadir pula keluarga dari tiga ABK lainnya, yakni Moch Aryanto Misnan (nakhoda) asal Bekasi Timur, Dede Irfan Hilmi (wakil kru) asal Ciamis, Jawa Barat, dan Samsir (anak buah kapal) asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

Perwakilan keluarga masing-masing ABK itu ialah Helida Sagita, istri Moch Ariyanto, Ano, ayah Dede Irfan, dan Devianti, istri Samsir.

Dengan diwakili Aksamina, seluruh keluarga mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo, Menlu Retno Marsudi, Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Pemerintah Malaysia, dan Pemerintah Filipina atas upaya pembebasan keempat ABK TB Henry tersebut.

"Semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas kebaikan dan bantuan yang telah diberikan, dan semoga kita senantiasa diberikan karunia Tuhan Yang Maha Esa," kata dia.

Secara khusus, Aksamina mewakili keluarga juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Direktorat Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemenlu yang telah menyediakan petugas penghubung yang secara terus-menerus menghubungi dan mengabarkan berita terbaru mengenai upaya pembebasan keempat ABK WNI tersebut.

"Saya dihubungi oleh pemerintah pada Rabu (11/5) malam," kata dia.

Setelah acara serah terima tersebut, keempat ABK itu akan dipulangkan oleh perusahaan pemilik Kapal TB Henry, PT Global Trans-Energy International, ke daerah masing-masing menggunakan pesawat komersial. (Ant/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya