Mendikbud: Jangan Percayai Bocoran UN

Puput Mutiara
08/5/2016 18:51
Mendikbud: Jangan Percayai Bocoran UN
(ANTARA)

MENJELANG ujian nasional (UN) SMP, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan meminta agar siswa tidak percaya dengan bocoran soal ataupun kunci jawaban yang mungkin diterima.

Pasalnya, tidak ada yang bisa memastikan kebenaran dari kunci jawaban palsu tersebut. Oknum pelaku biasanya hanya memanfaatkan kesempatan dari keraguan para siswa yang merasa tidak percaya diri.

"Sekarang kita yang harus bentengi diri. Jangan pernah tergiur dengan jawaban-jawaban yang tidak jelas itu," ujarnya ditemui saat acara Harmoni Bersama Masyarakat bertema Cermat, Apik dan Santun Berbahasa Indonesia di Jakarta, Minggu (8/5).

Menurut Anies, sudah saatnya percaya pada kemampuan diri sendiri dan tidak mudah dikelabui oleh jawaban orang lain. Apalagi, kecanggihan teknologi yang ada kian menggoda untuk melakukan aksi kecurangan UN.

Disebutkan dalam Pasal 54 ayat (1) UU No.14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, bagi siapapun yang mencoba menyebarluaskan naskan soal UN terancam hukum pindana paling lama dua tahun dan denda Rp10 juta.

Anies pun berpesan agar para siswa yang menjadi peserta UN SMP benar-benar mempersiapkan diri secara matang. Sehingga, pelaksanaan UN yang akan berlangsung mulai hari ini (9/5) hingga Jumat (12/5) berlancar lancar.

Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Kapuspendik) Prof Nizam menerangkan, bahwa seluruh soal UN Kertas Pensil (UNKP) sudah terdistribusi. Sinkonisasi data sekolah pelaksana UN Berbasis Komputer (UNBK) juga rampung sejak kemarin.

"UNBK SMP tidak menggunakan soal listening, jadi prosesnya lebih cepat karena ukuran datanya lebih kecil," ucap dia.

Berdasarkan data Kemendikbud, total peserta UNKP SMP sebanyak 4.052.068 siswa dari 52.630 sekolah. Sedangkan, UNBK akan diikuti oleh 156.320 siswa dari 984 sekolah seluruh Indonesia. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya