Perayaan Hari Keagamaan Simbol Harmoni

06/5/2016 01:33
Perayaan Hari Keagamaan Simbol Harmoni
(FOTO ANTARA/Saptono)

WAKIL Presiden Jusuf Kalla dalam perayaan Isra Miraj di Istana Negara menyampaikan bahwa sejumlah hari libur perayaan hari besar agama menjadi simbol harmoni antaragama di Indonesia.

"Bagaimana kehidupan beragama dijalankan secara baik, di Indonesia ini ada 15 hari libur, yang libur nasional cuma 3 yaitu 1 Januari, 1 Mei dan 17 Agustus dan 12 lainnya hari raya agama," kata Wapres.

Menurut JK, sebanyak enam agama yaitu Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Budha dan Konghucu memilik hari libur perayaan keagamaannya masing-masing di Indonesia. Dia mengatakan hal itu juga menyimbolkan bahwa Islam di Indonesia bersifat moderat dengan keseimbangan itu.

"Islam sudah hampir 7 persen di Prancis tidak ada hari raya Islam. Tidak ada hari raya Islam di Thailand walau Islam juga banyak. Tidak ada di Amerika," tegas Wapres.

Wapres menjelaskan Indonesia memperingati tiga hari raya Islam secara kenegaraan di istana yaitu Isra Miraj, Nuzulul Quran dan Idul Adha. "Itu sudah berlangsung 66 tahun karena dimulai Bung Karno sebagai Presiden pertama pada tahun 50 dan pembicara pertamanya Pak Hamka," kata JK. (Ant/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya