Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KURANGNYA publikasi dan strategi pemasaran yang baik dinilai menjadi penyebab kebudayaan Indonesia tidak populer di masyarakat. Padahal, dari segi kuantitas, pertunjukan seni di Indonesia cukup banyak dan intens.
"Padahal setiap seni pertunjukan kita itu mengandung banyak nilai, karena budaya itu sebuah nilai," ucap Kepala Subdirektorat Seni Pertunjukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Yusmawati saat dijumpai dalam pergelaran Gebyar Wayang Universitas Indonesia, di Depok, Jawa Barat, Sabtu (30/4) lalu.
Oleh karena itu, lanjut dia, dibutuhkan sebuah kerja sama untuk membuat pertunjukan budaya tidak hanya dekat ke masyarakat, tapi juga memajukan seniman yang menekuni seni pertunjukan tersebut. Pasalnya, saat ini pun hanya sedikit komunitas budaya yang berhasil menggaet penonton hingga ratusan bahkan ribuan orang.
Salah satu yang terkenalialah Teater Koma. "Namun bagaimana dengan teater lainnya, mereka yang bekerja di bidang ini juga kan perlu diapresiasi," tambah Yusmawati.
Salah satu langkah yang digagas Kemendikbud saat ini yakni peningkatan kerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang diminta untuk menjadi corong publikasi terhadap seni pertunjukan kebudayaan. Dikatakan Yusmawati, dengan kerja sama tersebut, penanganan seni pertunjukan kebudayaan dapat diselesaikan dari hulu ke hilir.
Kemendikbud sendiri berperan dalam pembinaan dan penyuluhan, sedangkan hilir berada di Bekraf yang juga menggaungkan seni pertunjukan tersebut. Selain itu, Yusmawati juga memandang penting peran lembaga swadaya masyarakat (LSM) serta sektor swasta dalam memajukan seni budaya Indonesia.
"Sedang kami coba untuk menggerakkan LSM dan privat, saat ini mereka masih berfungsi sebagai narasumber, ke depannya mereka akan dapat peran lebih banyak lagi," imbuh dia.
Pentingnya keterlibatan sektor privat juga diakui oleh Sekretaris PT Bank Central Asia Inge Setiawati. Ditemui dalam kesempatan yang sama, Inge memandang korporasi juga harus ambil peran dalam kelestarian budaya.
"Kita (korporasi) harus ambil bagian dalam ini, karena kesenian itu harus dilesatarikan dan diakui oleh negara lain," terang Inge.
Menurut Inge, kesenian Indonesia bukan hanya sebuah warisan leluhur semata, melainkan juga menunjukkan kreativitas bangsa. Oleh karena itu, diperlukan apresiasi lokal terlebih dahulu sebelum budaya Indonesia diperkenalkan ke negara luar. (Ric/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved