Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KALANGAN generasi muda harus disiapkan menghadapi tantangan global. Karena itu, kebutuhan akan basis data pendidikan yang komprehensif, selalu diperbarui, dan mudah diakses publik menjadi amat penting.
Hal tersebut dikemukakan Menteri Pendidikan Kebudayaan Anies Baswedan saat membuka Dialog Strategis Kedua Menteri Pendidikan se-Asia Tenggara atau 2nd Strategic Dialogue for Education Ministers, di Bandung, Jawa Barat, Kamis (28/4).
Mendikbud menandaskan tantangan serta perkembangan yang cepat di dunia global mesti disertai dengan menyiapkan generasi bangsa dalam menghadapi tantangan dan peluang di dunia baru tersebut. "Pelajar kita sebagai bagian generasi muda yang memiliki kemampuan menyelesaikan masalah yang tidak terstruktur dan menganalisis informasi dengan efektif akan lebih siap untuk berkembang," cetusnya.
Mantan Rektor Universitas Paramadina itu mengemukakan data dan informasi merupakan oksigen yang akan mendorong keterlibatan publik dan reformasi birokrasi di tingkat daerah hingga level sekolah.
Ia menegaskan, Indonesia saat ini sedang menghadapi tantangan dan peluang global dengan bersemangat.
Kondisi Indonesia dengan 50 juta siswa dan 3 juta guru yang tersebar di ribuan pulau berpenghuni, selalu menjadi tantangan menarik hingga sekarang, diiringi dengan peluang besar untuk pembelajaran.
"Saat ini kami sedang melakukan reformasi di bidang pendidikan, khususnya bidang pengembangan kurikulum, dan kami mendorong kurikulum yang terstandardisasi serta pengembangan guru untuk menjadi rekan belajar siswa," paparnya.
Anies meyakinkan sebagai negara anggota South East Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO), Indonesia siap berkolaborasi dengan negara anggota lain dalam menghadapi tantangan dan peluang di dunia global. Ditegaskannya, Indonesia juga berkomitmen dalam membuka hubungan kerja sama dan berbagi pengalaman sebagai pembelajaran bersama melalui kerangka kerja sama SEAMEO.
"Belajar dari keberhasilan dan kegagalan masing-masing secara terbuka dan berbagi kerangka dengan efektif akan membantu mempercepat proses inovasi," ujarnya.
Ia menambahkan, SEAMAO juga akan membahas pusat pendidikan keluarga sebagai bagian penting menyiapkan generasi muda memasuki era global. "Direncanakan pusat pendidikan keluarga berpusat di Indonesia," cetusnya.
Selain itu, SEAMAO juga akan memantapkan program pendidikan vokasi. Menurut Mendikbud, Indonesia akan fokus pada pendidikan vokasi maritim, pariwisata, dan pertanian.
SEAMEO merupakan sebuah organisasi internasional yang didirikan pada 1965, antara pemerintah negara-negara di Asia Tenggara untuk mempromosikan kerja sama regional di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan.
Indonesia bergabung sebagai anggota SEAMEO pada 1968, bertepatan dengan ditandatanganinya Piagam SEAMEO. Saat ini, SEAMEO telah beranggotakan 10 negara anggota ASEAN (Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Filipina, Laos, Kamboja, Vietnam, Thailand, dan Myanmar).
Sementara itu, Presiden SEAMAO Council Dapong Ratanusawan menyatakan pembicaraan SEAMAO membahas perpindahan dan pergerakan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan ASEAN. "Pergerakan SDM antarnegara ASEAN harus dibahas bersama dan jangan selalu berfokus pada ekonomi juga SDM," kata Menteri Pendidikan Thailand itu.
Dia berharap pertemuan SEAMAO itu dapat menelurkan kebijakan konkret dalam hubungan sesama negara ASEAN yang konstruktif serta meningkatkan kerja sama yang lebih baik dalam bidang pendidikan, budaya, dan sebagainya. (Bay/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved