Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PENDIDIKAN merupakan landasan membangun karakter anak bangsa. Caranya sendiri beragam, baik melalui pendidikan formal maupun informal. Asia Pulp and Paper (APP) melalui unit industrinya mencoba bergerak di jalur informal melalui pembangunan 'Rumah Pintar'. Program ini pertama kali dijalankan oleh PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia pada 2008, dengan mendirikan Rumah Pintar (Rumpin) di Desa Banjar Agung, Kecamatan Puri, Mojokerto, Jawa Timur.
"Pembangunan karakter akan lebih mudah dilakukan jika dimulai dari usia dini. Melalui lingkungan yang kondusif bagi anak–anak untuk belajar, selain membentuk karakter mereka, juga dapat menjaring berbagai potensi yang ada pada diri anak–anak tadi," ungkap Direktur APP Sinar Mas Suhendra Wiriadinata.
Menurut Suhendra, pihaknya sudah membangun Rumpin di beberapa wilayah sekitar area unit industri APP, yakni di Perawang, Riau serta Mojokerto dan Malang, Jawa Timur. Karena berbasis komunitas, antara Rumpin yang satu dengan lainnya memiliki karakteristik berbeda, menyesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan di lokasi sekitar.
"Kegiatan itu juga berfokus kepada pencapaian Sustainabilty Development Goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan, yaitu memastikan kualitas pendidikan yang inklusif dan adil serta mempromosikan kesempatan belajar seumur hidup bagi semua," tambah Suhendra dalam keterangan tertulis kepada media, Rabu (27/4).
Selain 4 Rumpin yang dibangun Tjiwi Kimia di Mojokerto dan Sidoarjo, APP juga mendirikan Rumpin melalui unit industri lainnya, yakni 1 unit di PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) Perawang Riau yang dibangun pada 2011, berlokasi di Kecamatan Tualang Siak, dan 1 unit di PT Eka Mas Fortuna Malang Jawa Timur yang dibangun pada 2011, berlokasi di Desa Gampingan Kecamatan Pagak.
Kegiatan yang diajarkan di Rumpin Tjiwi Kimia Sidoarjo misalnya dilengkapi sentra kriya, sentra komputer, sentra buku, sentra menggambar, sentra audio visual, sampai dengan latihan seni bela diri karate. "Itu merupakan sebagian menu pendidikan di sini," ungkap pengelola dan pengajar Rumpin Tjiwi Kimia Sidoarjo, Nur Laili Alfiyah.
Ia menambahkan, karateka binaan Rumpin Tjiwi Kimia bahkan sudah mengikuti kompetisi hingga tingkat kabupaten. "Saya sangat menikmati dan merasa berbahagia dapat berinteraksi dan mendidik anak-anak di rumah pintar ini," ungkap Erma Dwi Afnalia yang telah 8,5 tahun menjadi pengelola dan pengajar di Rumpin Tjiwi Kimia Mojokerto.
Keberadaan Rumpin memang menyasar kalangan anak-anak (4-9 tahun) dan juga ibu rumah tangga di sekitarnya. "Senang sekali dengan keberadaan rumah pintar ini, setiap hari sepulang sekolah saya selalu bermain sekaligus belajar di sini. Selain program yang diajarkan beragam, di sini juga tidak dipungut biaya," ungkap Davin, pelajar di salah satu Sekolah Dasar di Mojokerto.
Ke-4 Rumpin binaan Tjiwi Kimia telah menginvestasikan dana di awal sekitar Rp1,2 miliar berupa renovasi dan pembelian peralatan, sedangkan biaya operasional per tahun mencapai Rp200 juta termasuk sewa tanah dan bangunan yang merupakan kepemilikan Koperasi Karyawan Tjiwi Kimia. (RO/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved