7.300 Desa Potensi Rawan Karhutla

Dwi Apriani
25/4/2016 22:10
7.300 Desa Potensi Rawan Karhutla
(Dok.MI)

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) bisa kembali terjadi di Indonesia bila tak ada langkah efektif sejak dini untuk mencegahnya. Menteri Desa,
Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar menyebutkan ada sebanyak 7.300 desa di Indonesia yang rawan menjadi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Untuk itu, pemerintah meminta agar desa-desa tersebut menggunakan sebagian dana desa untuk mencegah terjadinya kebakaran pada tahun ini.

"Kurang lebih ada 7.300 desa di Indonesia yang rawan. Kita bakal fokus untuk mencegah agar desa-desa ini tak terindikasi ada karhutla didesanya," ujarnya di Palembang, Senin (25/4).

Menurutnya, dana desa yang diterima tiap desa rata-rata mencapai Rp1,4 miliar. Dana tersebut bisa dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur pengendalian karhutla tahun ini. Caranya, masyarakat desa bisa menggunakannya untuk pembangunan kanal, sumur dan sumber air lainnya.

"Anggarannya tidak ditentukan, kalau mau dikehendaki semua dana desa bisa digunakan untuk itu. Itu tergantung dari musyawarah desa
masing-masing. Jadi tidak ada persentase mau berapapun disesuaikan dengan musyawarah desa itu," jelasnya.

Ia berharap desa tersebut bisa mengatasi langsung dan tidak kesulitan jika terjadi kebakaran di daerah itu. "Dana itu digunakan untuk mmbuat kanal dan menggali sumber air untuk jadi solusi kalau ada kebakaran bisa langsung diatasi," ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki menjelaskan pihaknya berkomitmen agar tahun ini tidak akan ada lagi bencana asap seperti yang terjadi tahun lalu. Pemprov Sumsel sendiri berniat untuk mewujudkan Sumsel yang sehat dan bebas dari asap dengan tema Green South Sumatera (Sumsel Hijau).

"Green South Sumatera, kita sepakat nihil asap dengan mewujudkan kawasan yang rendah emisi tanpa polusi," ungkapnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya