Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA menjadi juara umum pada Musabaqah Hafalan Quran dan Hadits (MHQH) Pangeran Sultan bin Abdul Aziz tingkat Asia Pasifik ke-VII di Jakarta.
Dari lima kategori lomba, Indonesia berhasil menempatkan delegasinya sebagai juara pertama pada empat kategori. Hanya juara kategori hafalan Alquran 15 juz saja yang direbut oleh delegasi Filipina.
Sesuai namanya, ada dua golongan lomba dalam MHQH ini, yaitu golongan Musabaqah Hafalan Quran (MHQ) dan Musabaqah Hafalan Hadits Nabawi (MHHN).
Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Machasin pada pengumuman MHQH di Jakarta, Kamis (21/4) malam, mengatakan, MHQH tingkat Asia Pasifik secara khusus mempererat hubungan dan kerja sama Indonesia dan Arab Saudi yang telah lama terjalin baik.
Selain itu, penyelenggaraan kegiatan tersebut juga memberikan dampak positif bagi Indonesia, utamanya dalam memperkuat tali silaturahim dan persaudaraan antarbangsa.
"Banyak hal positif yang bisa kita ambil dari terselenggaranya MHQH ini. Antara lain mampu memperkuat kerja sama antara Indonesia dan Saudi khususnya, dan negara-negara di Asia Pasifik yang mengirimkan peserta pada umumnya," kata Machasin.
MHQH ke-VII telah berlangsung sejak 18 hingga 20 April 2016 yang diselenggarakan di Masjid Istiqlal Jakarta diikuti 20 negara.
Selain mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan dalam bentuk Riyal Arab Saudi, para pemenang juga mendapatkan hadiah menjalankan ibadah haji tahun ini.
Dalam kesempatan tersebut, hadir Imam Besar Mesjid Istiqlal Nasaruddin Umar, mantan Menag Maftuh Basyuni, Pangeran Khalid bin Sultan bin Abdul Aziz Al-Saud, dan pejabat Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta.
Lalu Heru, 13, siswa SMP asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengaku merasa senang mendapat gelar juara I dalam kategori hafalan Alquran untuk 10 juz. Ia merupakan peserta termuda dalam MHQH tersebut. Muhiban, ayah Heru, menyatakan sang anak memang telah diajarkan membaca Alquran sejak dini. Untuk menghafal 10 juz ayat suci Alquran itu, kata dia, Heru berlatih selama 10 bulan.
"Ia memang rajin mengaji dan menyukai membaca Alquran sejak kecil," tukasnya. (Bay/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved