LIPI Resmikan Taman Tematik Gesneriaceae Pertama di Indonesia

Puput Mutiara
11/4/2016 18:45
LIPI Resmikan Taman Tematik Gesneriaceae Pertama di Indonesia
(Dok. MI)

BERTEPATAN dengan perayaan ulang tahun ke-164 Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas, Senin (11/4), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) meresmikan Taman Tematik Gesneriaceae pertama di Indonesia.

Kepala Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya LIPI Didik Widyatmoko mengatakan, keberadaan taman tematik itu untuk melestarikan, mempromosikan, dan meningkatkan pemanfaatan tumbuhan dari suku gesneriaceae.

Gesneriaceae merupakan suku dari tumbuhan berbunga yang umumnya dimanfaatkan sebagai tanaman hias. Di Indonesia, jumlahnya sekitar 379 jenis dengan beberapa di antaranya endemik di Sumatra, Jawa, Sulawesi, dan Papua.

"Lima tahun ke depan, target kita 30% dari 379 jenis itu bisa ditemui di semua kebun raya seluruh Indonesia termasuk yang dikelola daerah," ujarnya di Cipanas, Jawa Barat.

Dijelaskan Peneliti Gesneriaceae Kebun Raya Cibodas Wiguna Rahman, saat ini koleksi yang ada di Taman Tematik Gesneriaceae terdiri dari 11 marga dengan 4 asli Indonesia (endemik) dan 7 eksotik, serta 32 jenis.

Beberapa koleksi endemik unik dari Sumatra dan Jawa antara lain Liebigia Barbata, Liebigia Limans, Liebigia Polyneura, dan Liebigia Glabra. Selain itu, ada Aeschynanthus Burtii (endemik Sulawesi) dan Aeschynanthus Arfakensis (endemik Papua).

"Yang masih sulit itu untuk tumbuhan di batu kapur. Kita belum bisa menduplikasi seperti habitat aslinya," tukas dia.

Lebih lanjut, jelas Kepala Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas Agus Suhatman, taman tematik dengan luas mencapai kurang lebih 1.000 meter persegi itu mampu menampung hingga 500 spesimen tanaman gesneriaceae.

"Untuk koleksinya sendiri kita lebih arahkan kepada jenis asli atau endemik Indonesia. Tidak hanya untuk konservasi, tapi kita lihat potensi nilai ekonomis dan juga bio aktifnya," tutur dia.

Di sisi lain, ungkap Asep, upaya pengembangan kawasan kebun raya hingga kini masih terkendala masalah dana. Total anggaran Kebun Raya Cibodas untuk 2016 hanya sebesar Rp19 miliar.

"Belanja pegawai Rp9 miliar, lalu Rp10 miliar sisanya untuk biaya operasional, konservasi, dan tupoksi pendidikan," katanya.

Adapun alokasi dana untuk setiap taman tematik sejumlah Rp1,6 miliar. Beberapa taman tematik yang sudah ada seperti taman sakura, taman lumut, taman rhododendron atau semak, koleksi paku-pakuan, serta koleksi tanaman obat.

Ia menuturkan, pihaknya kerap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi minimnya anggaran. Di samping itu juga memanfaatkan pendapatan dari pengunjung.

"Pengembangan tidak hanya di bidang konservasi. Upaya edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat berbagai jenis tumbuhan, termasuk dari suku gesneriaceae penting dilakukan," tandasnya. (Mut/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya