Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA membutuhkan banyak sumber daya manusia (SDM) bidang aparatur negara yang berkualitas dan mumpuni yang dibutuhkan oleh negara dan rakyat. Sebab itu, keberadaan Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara (STIPAN) menjadi penting dan strategis untuk turut berkontribusi bagi pembangunan SDM di Tanah Air.
Hal itu dikemukakan Muhammad Feisal Tamin, Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Abdi Negara Nusantara, pada acara pelantikan struktur STIPAN, di Jakarta, Rabu (6/4). Feisal mengatakan, keberadaan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dalam mencetak kader-kader pemimpin bangsa saat ini belum cukup dan masih memerlukan sekolah tinggi swasta sejenis.
"STIPAN mempunyai sasaran yang sama, untuk mencetak kader pemimpin daerah, terutama yang mempunyai kemampuan awal, setidaknya memiliki pengetahuan dasar tentang pemerintahan,” kata mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) Kabinet Gotong Royong itu.
Lebih jauh ia menjelaskan, STIPAN didirikan saat dirinya menjabat Menpan dengan tujuan membina kompetensi dalam bidang pemerintahan, politik, sehingga kelak memimpin dan pemimpin itu bekerja pada jalur yang benar. “Ilmu sangat penting, bagaimana mungkin bisa memimpin jika tidak punya ilmu,” tandasnya.
Ditambahkan pula, hingga saat ini sudah sebanyak 880 lulusan STIPAN yang kembali ke daerah asal dan rata-rata lulusannya menjadi tokoh di daerah seperti camat dan menjadi bupati. Adapun mahasiswa STIPAN hampir 78% berasal dari daerah kawasan Timur, seperti Papua.
"Terutama kami menerima dan membimbing dari daerah Papua agar Papua dapat melahirkan pemimpin daerah yang berilmu dan memajukan daerahnya," tukasnya.
Pihaknya juga ingin memberikan kontribusi dalam pemerintahan, membantu masyarakat daerah terbelakang dengan menggembleng putra daerahnya sekolah di STIPAN.
"Mereka sekolah di sini macam-macam, ada biaya sendiri secara umum, ada juga ikatan dinas, ada juga beasiswa. Mereka dikirim oleh pemrintah daerah di sana, ada kerja sama dengan pemerintah daerah, memberikan kesempatan kepada mereka dari daerahya untuk dididik di sini. Dan mereka pulang duduk di pemerintahan di sana, banyak mereka yang sudah jadi sekda, jadi camat di sana," ungkapnya.
Ia pun bersyukur STIPAN tetap eksis dan menempati peringkat 412 dari peguruan tinggi seluruh Indonesia yang berjumlah 4.600. Bagi Feisal, STIPAN merupakan kontribusinya kepada negara serta menjaga Merah Putih. Ia mengingatkan bahwa pemerintahan yang bersih menjadi salah satu hal yang harus diwujudkan oleh pemerintahan di masa depan. Sebab, dengan pemerintahan yang baik, bebas korupsi, pembangunan Indonesia akan bisa dilaksanakan dengan baik. (Bay/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved