Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PANGKALAN Udara (Lanud) Atang Sandjaja kembali bekerja sama dengan Yayasan Media Group menggelar bakti sosial. Setelah sebelumnya bakti sosial yang digelar berupa operasi katarak, kini berupa operasi sumbing bibir dan langit-langit. Kegiatannya baru akan dilakukan 26 April mendatang.
Dalam keterangan persnya, Komandan Lanud Atang Sandjaja Marsekal Pertama Hari Budianto menyebutkan, kegiatan itu dalam rangka HUT ke-70 TNI Angkatan Udara dan merupakan gerakan berlanjut.
"Ini gerakan berlanjut. Artinya, berlanjut sampai 29 April mendatang dan terus berlanjut di HUT TNI AU-HUT TNI AU berikutnya," kata dia.
Untuk baksos operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis ini, pihaknya tidak membatasi jumlah peserta. Bahkan, dia mempersilakan siapa saja untuk membawa pasien sumbing bibir dan langit-langit ke RS AU Atang Sandjaya pada 26 April nanti.
"Waktunya kita batasi, tapi untuk jumlah tidak terbatas. Kami siap berapa pun banyaknya pasien yang mau dioperasi. Jadi, siapa yang tahu atau menemukan ada pasien sumbing bibir dan langit-langit," kata dia.
Dia menambahkan, dalam kegiatan itu pihaknya menyasar kelima wilayah yang jadi cakupan kerja Lanud. Namun demikian, jika ada dari luar wilayah cakupan kerja, tetap dipersilakan mendaftar.
Adapun lima wilayah cakupan Lanud Atang Sandjaja yakni Kota Bogor, Kota Cianjur, Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur. "Untuk menjangkau lokasi dan menjemput pasien, kita berkoordinasi dengan Pemda setempat untuk menyediakan ambulan," kata Hari.
Bahkan, jika pihak daerah setempat tidak bisa menyediakan ambulan untuk menjemput pasien dari lokasi terpencil, pihaknya akan berupaya dengan cara apa pun. Termasuk kemungkinan menggunakan helikopter.
Ajakan pada masyarakat untuk terlibat membantu mencari pasien bibir sumbing untuk datang pada 26 April nanti juga disampaikan Kepala Dinas Operasi Lanud Atang Sandjaja Kolonel (Pnb) Hendro Arief Heryanto.
Dia mengatakan untuk mempermudah tranportasi pasien, pihaknya mengundang partisipasi pemerintah setiap daerah di wilayah kerja untuk menyediakan ambulan.
"Kami juga menyiapkan helikopter untuk membawa pasien di wilayah yang sulit terjangkau," kata Hendro.
Pendaftaran pasien bakti sosial dibuka dari 1 sampai 22 April. Calon pasien akan di-screening pada 25 April, atau sehari sebelum operasi.
Kepala Rumah Sakit AU ATS dr Mukti Berlian mengatakan, pihaknya mempersiapkan tempat untuk pasien baik praoperasi dan pascaoperasi.
Dalam kegiatan itu, disiapkan tim ahli yang di antaranya 4 orang dokter spesialis. Untuk visa dioperasi, pasien bibir sumbing dan langit-langit ini harus memenuhi persyaratan.
Tomir Hermawan Soekamto, Dokter Spesialis Bedah Plastik dari Yayasan Bhakti Indonesia dan juga bertugas di Rumah Sakit Koja menjelaskan, pasien harus memenuhi persyaratan yang di antaranya untuk sumbing bibir harus berusia minimal 3 bulan dan berat 4,5 kilogram dan berusia 9 bulan untuk operasi langit-langit.
"Sebelum dioperasi, pasien akan menjalani pemeriksaan, seperti darah, mengidap penyakit atau tidak," kata dia.
Dia mengatakan sumbing bibir bisa terjadi karena banyak faktor. Faktor-faktor itu di antaranya keturunan, genetika, dan ketika ibunya hamil menderita skit dan konsumsi obat tidak sesuai.
Untuk saat ini penderita bibir sumbing di Indonesia masih banyak. Menurutnya, dari 700-800 angka kelahiran, satu di antaranya lahir dengan bibir sumbing. Selain dengan Yayasan Media Group, kegiatan ini juga bekerja sama dengan Yayasan Bhakti Indonesia dan SmileTrain yang konsen terhadap permasalahan ini. (DD/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved