Menko Maritim Ajak Anak Muda Cinta Maritim

Antara
30/3/2016 23:26
Menko Maritim Ajak Anak Muda Cinta Maritim
(ANTARA)

MENTERI Koordinator Maritim Rizal Ramli saat memberikan orasi ilmiah di hadapan ratusan wisudawan Universitas Prof Dr Moestopo di Jakarta, Rabu (30/3), mengajak anak muda untuk cinta pada dunia kemaritiman.

"Pemerintah ingin mengembalikan Indonesia sebagai negara maritim. Negara maritim merupakan negara yang paling hebat," ujar Rizal Ramli. Salah satu cara untuk mengembalikan Indonesia sebagai negara maritim, sambung dia, ialah dengan mengajak anak muda untuk cinta maritim.

Menurut Rizal, sungguh ironis Indonesia yang merupakan negara dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, akan tetapi penduduknya banyak yang belum pernah naik kapal laut. "Begitu juga dengan anak-anak muda, banyak yang mengaku belum pernah naik kapal laut."

Pada awal Maret lalu, lanjut Menko Maritim, pihaknya melakukan ekspedisi gerhana yang diikuti ratusan anak muda. Pada Juli mendatang, pihaknya juga akan melakukan ekspedisi serupa yang akan diikuti ribuan anak muda yang akan berlayar ke pulau-pulau terpencil di Tanah Air.

Rizal menyebut bangsa yang hebat merupakan bangsa yang menguasai lautan. Pada abad 19, Inggris menguasai lautan dan kemudian menguasai dunia. Begitu juga pada abad 20, Amerika menguasai laut kemudian menguasai dunia.

"Bangsa yang menguasai laut maka dia menguasai dunia. Indonesia mempunyai kesempatan untuk menjadi bangsa yang hebat pada abad 21 ini," imbuh dia.

Rizal menjelaskan pemerintah melakukan pergeseran pembangunan dari sebelumnya berorientasi ke Jawa menjadi Indonesia bagian timur. Akibat pembangunan yang berorientasi ke Jawa tersebut, pembangunan Indonesia bagian timur menjadi lambat dan tingkat pendapatan rakyat juga kecil.

"Saat ini, kami melakukan pergeseran strategis dengan pembangunan infrastruktur di luar Jawa. Selain itu, kami juga akan membangun pelabuhan-pelabuhan di Indonesia bagian timur," terang dia.

Pelaksana Tugas Rektor Universitas Moestopo, Prof Dr Sunarto MSi, menyambut baik program Menko Maritim mengenai kecintaan terhadap dunia maritim tersebut. "Anak muda memang seharusnya diajarkan kecintaan terhadap kemaritiman, karena negara kita merupakan negara yang dikelilingi oleh lautan," kata Sunarto.

Dalam kesempatan itu, Rizal menyatakan bahwa pemerintah akan mengkaji pajak Indonesia bagian Timur dan Barat yang berbeda. Kajian itu diperuntukkan sebagai langkah menyeimbangkan kesenjangan pendapatan yang tinggi sekali antara Indonesia Barat dan Timur.

Menurutnya, pajak bukan hanya alat untuk menarik pendapatan negara yang sebesar-besarnya, tapi dengan adanya perbedaan pajak yang tengah dikaji, pajak itu sebagai alat untuk menyeimbangkan ekonomi antarwilayah.

"Memang ini bukan pekerjaan mudah, karena gap Indonesia Timur dan Barat sangat tinggi sekali. Tapi dengan kajian yang sedang dilakukan memungkinkan untuk kita menerapkan tarif pajak yang berbeda di Indonesia Timur dan Barat," imbuhnya.

Pemerintah juga tengah memeratakan pembangunan infrastruktur yang tidak hanya berfokus di Pulau Jawa saja. "Kita lebih banyak proyek infrastruktur yang dibangun di luar Pulau Jawa saat ini. Contoh tahun lalu dibangun lebih dari 90 pelabuhan, memang tidak besar-besar tapi itu dilakukan terutama di Indonesia Timur," tandasnya. (Ant/Bay/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya