UBL Bantu Kaum Pinggiran Warga Kamal Cengkareng

Syarief Oebaidillah
23/3/2016 00:18
UBL Bantu Kaum Pinggiran Warga Kamal Cengkareng
(Dok. UBL)

UNIVERSITAS Budi Luhur (UBL) bersama Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Nyiur dan Tim Peduli Kamal menggelar Bakti Budi Luhur untuk Lingkungan, di Taman RT 010, pada Selasa (22/3). Kegiatan itu digelar dalam rangka HUT ke-37 Yayasan Budi Luhur dan Penataan Kampung Wisata Petani Sampah (Program Green Kamal Project) di Kampung Belakang, Kamal, Jakarta Barat.

Kegiatan itu terdiri dari penampilan palang pintu untuk penyambutan, tari lenggang nyai dan sirih kuning dari tunas nyiur (adik-adik rumah belajar nyiur), peresmian sanitasi cerdas berbudi luhur, pemasangan tempat sampah, sumbangan untuk rumah belajar nyiur dari UBL, dan di akhiri penampilan paduan suara dari tunas nyiur.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Yayasan Budi Luhur Cakti Kasih Hanggoro MBA, Rektor UBL Prof Suryo Hapsoro Triutomo PhD, pejabat, dosen dan mahasiswa UBL, Asisten Kesejahteraan Masyarakat Jakarta Barat H Mohamad Andi, Camat Kalideres Uus Kuswanto, dan masyarakat Kampung Belakang Kamal. Kolaborasi yang sangat baik antara UBL, Wali Kota Jakbar, P2KKP, dan Masyarakat Kelurahan Kamal.

Rektor UBL menyatakan, program itu merupakan salah satu upaya mewujudkan misi Tridharma Perguruan Tinggi serta filosofi Budi Luhur. "Pengabdian kami kepada masyarakat seperti jambanisasi, plesterisasi, koperasi dan rumah cerdas berbudi luhur, sebenarnya sudah dilakukan di sejumlah wilayah. Antara lain di Klaten-Jawa Tengah, Sleman-Yogyakarta, dan saat ini di Kampung Belakang, Kamal, Cengkareng," kata Suryo.

Program Green Kamal Project sudah digelar sejak September 2015, bekerja sama dengan KSM Nyiur yang dipimpin oleh Hj Umi Tutik Asmawi. Program yang akan berlangsung dua tahun itu, dikatakan Suryo, akan mengedepankan konsep Sinergi BIGC yakni business, intellectual, government, and community. "Setiap program CSR UBL tentu akan menggunakan sinergi BIGC," tegasnya.

Kepala Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik UBL Putri Suryandari ST, MArs, menjelaskan, ada empat kegiatan besar program Green Kampung Kamal Project yang sudah dilakukan di kawasan Kamal, demi mewujudkan wilayah itu sebagai Kampung Wisata Petani Sampah.

Pertama, program 'Rumah Belajar Nyiur Budi Luhur'. Pada program itu, dilaksanakan relawan yang tergabung dalam KSM Nyiur Budi Luhur, mahasiswa dan Tim Peduli Kamal. "Kami memberikan edukasi setiap Minggu kepada anak-anak setempat, usia 4-10 tahun. Mulai dari mengajarkan budi pekerti, kebiasaan mandi dan mencuci tangan, hingga mengenalkan permainan tradisional dan sebagainya. Saat ini sudah ada 200 anak," papar Putri.

Kedua, program Sanitasi Cerdas Berbudi Luhur. Program tersebut, dikatakan Putri, antara lain membuatkan MCK, menyediakan air bersih, menyediakan solar panel untuk tenaga listrik, dan menghadirkan tanaman obat serta tanaman hias bagi warga yang masih di bawah garis kemiskinan termasuk kategori kumuh berat.

Ketiga, program Bedah Rumah. Program bedah rumah ini melibatkan mahasiswa prodi arsitektur UBL antara lain dengan membedah rumah-rumah lama khas Betawi yang sudah tak layak. “Rumah-rumah itu dibedah dengan dikembalikan bentuknya kepada konsep rumah Betawi tempo dulu, sehingga pantas disebut kampung wisata. Saat ini, sudah ada satu rumah yang kami bedah,” ucap Putri.

Keempat program Klinik Daur Ulang Sampah. Program tersebut melibatkan masyarakat, terutama ibu-ibu, untuk mengolah limbah sampah menjadi produk yang layak jual. Di antaranya, kerajinan tangan tas, tempat tissu, dompet, vas bunga, dan sebagainya. Produk ini juga akan menjadi primadona dalam kampung wisata petani sampah, selain rumah betawi dan kuliner khas Betawi.

Green Kamal Project dilaksanakan tepatnya di RW 03 dan RW 04, Kelurahan Kamal, Cengkareng Jakbar, yang mayoritas warganya bekerja sebagai pengumpul limbah pabrik yang diolah menjadi biji plastik. Dengan pelatihan daur ulang limbah sampah, masyarakat khususnya kaum ibu diharapkan dapat berkarya dengan membuat berbagai produk olahan seperti tas modis, tas belanja, vas bunga dan sebagainya. (Bay/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya