Kemenpar Dukung Promosi Wisata Bahari

28/3/2016 02:01
Kemenpar Dukung Promosi Wisata Bahari
(ANTARA/Rivan Awal Lingga)

PROMOSI wisata bahari di Indonesia terus digencarkan. Salah satunya dengan menggelar pameran wisata bahari petualangan terbesar di Tanah Air, Deep & Extreme Indonesia 2016 di Cendrawasih Hall Jakarta Convention Center, 31 Maret-3 April 2016.

"Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus membantu mendukung even ini. Mari mengeksplorasi keindahan bawah laut Indonesia. Mari kita reservasi, potensi yang terpendam di sana. Salah satu kegiatan kami adalah kampanye dan promosi wisata bahari kita," ujar Deputi Pengembangan Destinasi Wisata Kemenpar Dadang Rizki, Sabtu (26/3).

Kampanye dan promosi wisata bahari di Indonesia memang menjadi salah fokus garapan Kemenpar. Pasalnya, Indonesia memiliki banyak destinasi wisata bahari yang bisa dijual. Bukan karena punya Raja Ampat, tetapi bawah laut negeri ini punya segalanya. Ada Bunaken Manado, Lembeh Bitung, Lombok, Sumbawa, Labuan Bajo NTT, Wakatobi –Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, Binongko--, Morotai, Halmahera, Ambon, dan lainnya. Ada juga Belitung, pulau istimewa yang memiliki banyak pantai berhiaskan pasir putih dan bebatuan granit artistik.

Dadang menjelaskan, bawah laut Indonesia punya terumbu karang yang menjadi tempat hidup 2.000 jenis ikan dan beragam biota laut. Spesies ikan wrase, dansel, trigger, sweetlip, unicorn, bisa dijumpai disana. Begitu juga berbagai jenis ikan besar seperti tuna, marlin, hiu kepala palu, pari, layar, cakalang, barakuda, lumba-lumba, hingga paus.

Pameran Deep & Extreme Indonesia 2016 merupakan salah satu even pameran wisata bahari, khususnya wisata bawah laut, terbesar di Indonesia. Ajang yang telah memasuki tahun kesepuluh itu, kali ini mengangkat tema Toward the Regencies Potential. Temanya yang diusung khusus mendalami pengembangan pasar wisata bahari untuk dijadikan salah satu destinasi menyelam terbaik di dunia. (RO/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya