Setiap Acara Pertunjukkan Harus Tanpa Sampah

Richaldo Y Hariandja
25/3/2016 19:50
Setiap Acara Pertunjukkan Harus Tanpa Sampah
(MI/Ramdani)

PEMERINTAH tengah menyiapkan prosedur operasi standar (SOP) Zero Waste Event atau Pergelaran Acara tanpa Sampah. Nantinya, setiap pertunjukan, pameran, maupun acara yang menggaet massa skala besar harus menghasilkan tata kelola sampah yang baik, terutama pemilahan.

Rencana itu mengacu pada ajang Java Jazz Festival yang dihelat awal bulan ini, yang menggaet komunitas pecinta lingkungan untuk mengajak para pengunjung memilah sampah dan menempatkan pada tempat sampah yang sudah disediakan berdasarkan kelompok sampah makanan, maupun pembungkus makanannya.

"Intinya, pelaksana kegiatan harus menyediakan kapasitas memadai yang lebih dari pengunjung, dan pengunjung diedukasi untuk memilah sampah," terang Direktur Pengendalian Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) R Sudirman saat ditemui selepas peluncuran Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta, Kamis (24/3).

Selain itu, dalam SOP itu juga penyelenggara diminta untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat untuk mengelola kembali sampah yang berhasil dipilah. Normalnya, sampah organik akan disalurkan ke tempat pengomposan yang dimiliki Pemda, adapun sampah anorganik akan dikirim ke Bank Sampah.

Oleh karena itu, peran Pemda juga dinilai menjadi kunci keberhasilan terhadap setiap acara nirsampah. "Kalau tidak dijalankan (SOP tersebut), tidak akan ada sanksi dari kami, tapi pasti masyarakat bisa menilai bahwa pergelaran dan kota tempat acara berlangsung tidak ramah lingkungan," imbuh Sudirman.

Lebih jauh, rencana penyelenggaran acara nirsampah tersebut juga akan dimasukan dalam poin penilaian Adipura. Menurut Sudirman, hal itu juga merupakan turunan dari Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

Sementara itu, KLHK berencana untuk menggelar Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan hingga 9 Juni mendatang di Jakarta Convention Center (JCC). Ajang ini, dikatakan Sudirman, akan dijadikan satu proyek percontohan acara nirsampah.

Menurut rencana, KLHK akan menyediakan tempat sampah tambahan di samping yang telah disediakan oleh pengelola JCC. "Kami juga akan menyediakan poster, video terkait pengelolaan sampah yang baik, dan bisa dinikmati oleh pengunjung," terang Sudirman.

Nantinya, sampah yang dihasilkan akan dihitung oleh KLHK beserta Komunitas Greeneration dan Greeners untuk dijadikan acuan terhadap SOP yang tengah disusun. (Ric/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya