Pendidikan Cinta Tanah Air Harus Masuk Kurikulum

Syarief Oebaidillah
24/3/2016 00:10
Pendidikan Cinta Tanah Air Harus Masuk Kurikulum
()

PERSAUDARAAN Cinta Tanah Air (PCTA) merekomendasikan pendidikan cinta Tanah Air harus diperkuat dan masuk kurikulum mata pelajaran Indonesia. Pasalnya, era global dan dekadensi moral yang terjadi dapat menggerus semangat tersebut.

"Kami telah menyusun draf konsep pendidikan Tanah Air ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Poin pentingnya tentang nilai-nilai kebangsaan, Pancasila, ketauhidan kepada Tuhan jadi satu kesatuan dalam pendidikan," kata Ketua Umum PCTA Indonesia Prof Jan Sopaheluwakan pada peringatan PCTA Indonesia ke-6 di Jakarta, baru-baru ini.

Acara itu dihadiri Wakil Ketua MPR EE Mangindaan, ulama Jombang dan pendiri PCTA KH M Muchtar Mu'thi, dan sejumlah tokoh lintas agama serta ratusan anggota PCTA se-Indonesia dari 34 Provinsi.

Jan mengingatkan pendidikan saat ini cenderung sekuler sehingga pendidikan harus dikembalikan seperti pendidikan di Taman Siswa dahulu bahwa sekolah untuk mendidik pelajar menjadi pandai juga memiliki rohani yang baik. Sehingga perlu dibekali pendidikan Tanah Air.

Pendidikan Tanah Air diintegrasikan ke ilmu bumi, PPKN, dan matematika. "Kami akan mematangkan konsepnya lagi dan menyampaikan ke Mendikbud Anies Baswedan," cetus Jan yang juga Guru Besar Riset LIPI itu.

Senada, EE Mangindaan menegaskan akan turut membantu pembahasan pendidikan cinta Tanah Air dengan Mendikbud. Menteri Perhubungan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini memberi apresiasi program PCTA dalam menguatkan pendidikan cinta Tanah Air.

"Menjadi tanggung jawab MPR dan kita semua untuk menjaga empat pilar kebangsaan dan NKRI. Benteng Pancasila harus kita pegang jangan sampai kita terkontaminasi dengan pengaruh globalisasi," tegasnya.

Adapun Muchtar Mu'thi menegaskan, cinta Tanah Air hukumnya wajib bagi warga negara. "Kita durhaka jika tidak cinta Tanah Air kita. Kita sebagai umat Islam di Tanah Air mesti menyadari kita bukan orang Islam yang memeluk Islam tetapi orang Indonesia yang memeluk Islam," kata Muchtar sembari mengajak anggota PCTA mengkaji dan merenungi pesan dan ajaran salah satu Wali Songo, Sunan Kalijaga, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (Bay/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya