Kemendikbud Kukuhkan Narasumber Nasional Kurikulum 2013

Syarief Oebaidillah
20/3/2016 17:40
Kemendikbud Kukuhkan Narasumber Nasional Kurikulum 2013
(ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)

SEBANYAK 153 Narasumber Nasional dikukuhkan guna melatih 761 Instruktur Nasional (IN) pelaksanaan Kurikulum 2013 (K-13). Upacara pengukuhan dipimpin langsung Mendikbud Anies Baswedan di Gedung Garuda, Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kemendikbud, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Minggu (20/3).

Dalam sambutannya, Mendikbud mengingatkan besarnya tanggung jawab yang diemban para Narasumber Nasional dalam memberikan pelatihan kepada Instruktur Nasional. Ia menyatakan pemahaman Narasumber Nasional ke Instruktur Nasional akan diteruskan ke instruktur provinsi, instruktur kabupaten, dan kota.

"Narasumbel Nasional memunyai tanggung jawab besar untuk melatih Instruktur Nasional secara serius agar K-13 ini berjalan baik. Selain itu, cara Narasumber Nasional mengelola materi dan paparan harus mencerminkan cara K-13 bekerja," tandas Anies didampingi Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud, Hamid Muhammad, Kabalitbang Kemendikbud Totok Suprayitno dan jajaran eselon Kemendikbud lainnya.

Anies menyatakan Narasumber Nasional merupakan kalangan terpilih. Mereka terdiri dari para guru, komponen akademisi dan perguruan tinggi, tim penyusun kurikulum, penulis buku, dan penyusun assessment, yang dituntut memiliki pemahaman lengkap, komprehensif dan substantif tentang K-13.

Mendikbud menegaskan Narasumber Nasional juga merupakan Duta Kemendikbud dalam menyosialisasikan perubahan K-13. Sebab itu, ia berpesan mereka mesti membawa pesan positif K-13.

"Bapak dan Ibu sebagai Narasumber Nasional harus bisa membayangkan bagaimana paparan penjelasan materi yang di sampaikan secara berjenjang hingga ke tingkat sekolah," imbuh dia.

Para Narasumber Nasional diminta menjaga kebaruan dengan pendekatan atau metode yang tidak konvensional. Juga mampu menjadi fasilitator yang merangsang munculnya pikiran-pikiran dan gagasan baru selain menyampaikan materi atau bahan yang telah disiapkan. Pasalnya, dewasa ini anak didik yang dihadapi mengalami era yang berbeda. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya