Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MUCHTAR Akbar Abdurrahman, 24, tak pernah menyangka dirinya bisa menapakkan kaki ke Kota Mumbai, India, akhir Februari lalu. Penyakit ventricular septal defect (VSD) yang dideritanya sempat membuatnya kehilangan semangat hidup karena harus bolak-balik ke rumah sakit sejak remaja.
"Sekat di jantung saya bocor sekitar 4-5 sentimeter. Normalnya hanya 2-3 cm saja. Dokter bilang sakit saya ini tidak akan bisa pulih dan harus dioperasi. Namun, biayanya mahal sekali Rp25 juta, itu pada 1991. Sekarang saya tanya malah sudah Rp250 juta," ucap laki-laki kelahiran Palembang itu saat berbincang dengan Media Indonesia di sebuah restoran di Kota Mumbai.
VSD merupakan salah satu penyakit jantung bawaan pada anak-anak yang sering disebut jantung bocor karena sekat ventrikel (bilik jantung) yang tidak terbentuk sempurna. Kebocoran itu membuat sebagian darah kaya oksigen kembali ke paru-paru sehingga menghalangi darah minim oksigen memasuki paru-paru.
Saat penyakitnya kambuh, Akbar merasakan sesak luar biasa pada dadanya. Tubuhnya tidak tahan bila terkena angin malam maupun di ruangan berpendingin udara. Ia pun menjadi mudah lelah, lemas, dan berat badannya terus stagnan meski sudah banyak makan.
"Saya terpaksa drop out kuliah karena orangtua kehabisan uang untuk berobat. Bayangin saja, setiap dua bulan saya harus masuk rumah sakit. Tuhan berbaik hati karena mempertemukan saya dengan K-Link Nusantara," ucapnya.
K-Link Nusantara ialah salah satu anak perusahaan dari K-Link International, sebuah perusahaan multi-level marketing yang telah beroperasi di 46 negara dan eksis di Indonesia selama 13 tahun terakhir. Produk-produknya yang beredar telah mengantongi izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) dan sertifikasi dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Lewat seorang teman, Akbar mencoba produk liquid klorofil, ekstrak gamat, omega squa, dan kinotakara. Akbar juga mengonsumsi K-Ayuasmo, salah satu produk K-Link yang diracik dengan metode ayurveda.
"Sekarang, saya sudah bisa beraktivitas normal. Sudah 5 tahun ini saya tidak menginjakkan kaki di rumah sakit lagi," kata Akbar. Tak hanya Akbar, pengalaman sama juga dirasakan Sesmiati, 39, seorang bidan dari Palu, Sulteng. Ibu beranak tiga itu bebas dari keluhan asma dan sinusitis berat yang dideritanya.
Presiden Direktur PT K-LInk Nusantara M Radzi Saleh menjelaskan ayurveda merupakan salah satu teknik pengobatan kuno dari India yang berbasis tanaman obat. Kata ayurveda berasal dari dua kata Sansekerta 'ayu' artinya hidup dan 'veda' (weda) berarti ilmu. Dengan demikian, ayurveda bisa diartikan sebagai ilmu kehidupan. "Ayurveda menekankan pencegahan daripada mengobati melalui kombinasi penggunaan herbal alami, akar dan mineral," ujarnya.
Hanya tumbuh di India
Produk K-Ayuasmo ini diimpor K-Link langsung dari PT Welex Laboratories Pvt Ltd di India karena beberapa bahan herbalnya hanya tumbuh di sana. Dengan racikan ayurveda, K-Ayuasmo diformulasikan khusus untuk membantu menyeimbangkan dan merangsang kerja paru, membran mukosa, dan saluran cerna.
Setiap kapsulnya berisi ekstrak tanaman semak Adhatoda vasica, akar manis, lengkuas, pushkarmool, kemloko/amla, kulit pohon bay berry, daun sidaguri, daun genjer, daun gondomono, buah kenari hijau pohon, daun kacang pistacio, jahe, daun kemangi, dan tanaman talispatra.
Kombinasi bahan-bahan herbal itu berkhasiat untuk mengatasi batuk, mengeluarkan dahak, membersihkan saluran pernapasan, menguatkan jaringan lunak paru dan saluran bronkial, serta memulihkan pernapasan.
Di India, pabrik ayurveda mencapai ribuan jumlahnya. K-Link memilih Welex karena tercatat sebagai salah satu dari tiga pabrik di India yang mengantongi sertifikat WHO Good Manufactured Process (GMP), ISO 9001:2008, FDA, dan sertifikat halal.(Zhi/H-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved