Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
NIAT mengonservasi penyu langka telah melambungkan nama mereka di ajang Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2016. Dua lulusan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya, Vian Dedi Pratama, 25, dan Paundra Noorbaskoro, 23, tidak menyangka, maticgator menjadi kampiun WMM 2016 kategori usaha sosial.
"Tidak menyangka menang dan juara. Kami sangat bersyukur,'' ujar Vian yang ditemui Kamis (10/3) pada WMM Expo 2016 di Graha Sabha Pramana UGM, Yogyakarta.
Ketulusan mereka untuk menjaga populasi penyu pantas dihargai setinggi ini. "Itu alatnya (maticgator)," kata Vian kepada Media Indonesia sambil menunjuk sebuah kotak berdimensi 90 x 60 cm yang dipajang.
Maticgator ialah singkatan dari automatic turtle eggs incubator atau inkubator penetas telur penyu otomatis. Tak hanya bisa menetaskan, maticgator juga mampu merekayasa jenis kelamin yang ingin ditetaskan.
Telur dimasukkan lalu tinggal klik dan pilih jantan atau betina. "Sudah ada setting-an suhunya," jelas Vian sambil menunjuk tombol untuk memilih kelamin jantan atau betina.
Proses penetasan dalam maticgator sama dengan proses alami, yaitu 50-52 hari. Ide maticgator bermula pada 2011 ketika mereka melakukan riset di Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Trenggalek, Jawa Timur. Di daerah itu, mereka mendapati persoalan populasi tukik (bayi penyu) yang tidak sebanding dengan banyaknya telur yang dihasilkan penyu. Selain itu, kebanyakan tukik yang menetas berjenis kelamin betina. Pada 2012, Vian dan Paundra menemukan ide membuat alat penetasan telur penyu yang bisa menentukan jenis kelamin.
Kini, berkat maticgator, efek pemanasan global terhadap populasi penyu juga dapat diatasi. Pemanasan global mengubah suhu permukaan air laut dan suhu pasir pantai melebihi 32 derajat. Naiknya suhu otomatis mengurangi kelembapan pasir tempat penyu bertelur.
Saat suhu pasir pantai di atas 32 derajat, tukik yang menetas cenderung berkelamin betina. Padahal, penyu jantan sangat diperlukan karena betina membutuhkan sampai enam penyu jantan untuk pembuahan.
Setelah beberapa kali percobaan, pada 2015, Vian dan Paundra menemukan bentuk alat yang sekarang mereka namai maticgator. Dengan maticgator, Vian dan paundra optimistis penetasan telur penyu mencapai 90% dan jenis kelamin tukik bisa diatur.
Secara umum, kata Vian, proses kerja <>maticgator mudah. Microcontroller suhu dan lampu pemanas menyala otomatis untuk menaikkan suhu. Namun, jika suhunya melebihi ketentuan, lampu mati dan kipas pendingin menyala. (H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved