Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MASA perpanjangan pemfinalan pendaftaran seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) yang diberikan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek dan Dikti) berakhir tadi malam pukul 22.00 WIB.
Dari target kuota pendaftar sebanyak 1.363.051 siswa, akhirnya hanya 645.134 siswa yang memfinalkan pendaftaran. Itu artinya target Kemenristek dan Dikti tidak tercapai dalam menjaring calon mahasiswa dari jalur SNMPTN.
"Padahal, pemerintah telah menyiapkan kuota 40% penerimaan perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur SNMPTN. Karena itu, kami bentuk tim khusus untuk mengevaluasi SNMPTN, mulai sistem sampai sosialisasi," ujar Sesdirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristek dan Dikti Sutrisna Wibawa di Jakarta, kemarin.
SNMPTN ialah salah satu seleksi siswa untuk menempuh pendidikan di PTN. Diterima atau tidaknya siswa di PTN pilihan mereka antara lain ditentukan nilai rapor, nilai ujian nasional, serta prestasi akademis lainnya selama siswa duduk di SMA dan sederajat.
Menurut Sutrisna, evaluasi SNMPTN perlu dilakukan karena ada beberapa kemungkinan siswa tidak memfinalkan. Di antaranya sistem bermasalah saat puncak pendaftaran akibat terlalu padat, siswa belum menentukan pilihan program studi, atau memang siswa tidak jadi mendaftar.
Terlepas dari itu, Sutrisna menyayangkan siswa yang tidak memfinalkan pendaftaran. Apalagi pihaknya sudah meminta PTN di setiap daerah untuk lebih gencar melakukan sosialisasi.
Di masa depan, kata dia, evaluasi akan ditekankan pada keterlibatan sekolah untuk mendampingi siswa sejak proses pendaftaran hingga tahap akhir (pemfinalan) agar kesempatan mereka tidak sia-sia.
Selain itu, peran orangtua akan ditingkatkan. Terutama, jika sekolah tidak mendaftarkan siswa mereka melalui pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS) dengan alasan pesimistis diterima.
Kuota tetap 40%
Secara terpisah, Koordinator Kelompok Kerja Humas SNMPTN 2016 Bambang Hermanto mengimbau agar sosialisasi tidak menyisakan masalah. Ia mencontohkan PTN yang hanya menyaring siswa dari sekolah-sekolah favorit.
"Jika itu terjadi, wajar kalau sosialisasi sering dianggap gagal. Padahal, kami sudah membagi semua wilayah operasi PTN secara merata," tegas Bambang.
Ia menjelaskan dengan membagi secara merata, mestinya tidak ada satu pun sekolah di setiap wilayah yang tidak tersosialisasikan. Namun, faktanya banyak sekolah memilih acuh meskipun sudah mendapatkan informasi.
Selain itu, Panitia SNMPTN mengajak sekolah dan siswa untuk mengikuti SNMPTN di antaranya melalui surat edaran kepada dinas pendidikan setempat.
"Namun, yang pasti, kuota 40% dari jalur SNMPTN harus tetap kami penuhi dari pendaftar yang masuk berdasarkan pemeringkatan. Jadi, tidak ada kuota ke jalur lain seperti SBMPTN, semua ada porsinya sendiri."(H-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved