Menag Tagih Janji Santunan Korban Crane

Syarief Oebaidillah
14/3/2016 19:40
Menag Tagih Janji Santunan Korban Crane
(ANTARA/Nova Wahyudi)

PERTEMUAN dengan Menteri Urusan Haji Kerajaan Saudi Arabia Bandar bin Muhammad Hajjar di Jeddah, Minggu (13/3) dimanfaatkan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin untuk untuk meminta kejelasan terkait realisasi santunan bagi ahli waris korban jatuhnya crane di Masjidil Haram pada musim haji tahun lalu.

Rilis Pusat Informasi dan Humas (Pinmas) Kemenag, Senin (14/3) menyebutkan, Bandar bin Muhammad Hajjar mengatakan pihaknya sedang memproses pembayaran santunan. Sampai kini, proses itu sedang ditangani dua kementerian Saudi Arabia yakni Kementerian Keuangan dan Kementerian Luar Negeri.

Menag berharap proses pembayaran santunan dapat segera dituntaskan agar para ahli waris korban tak kecewa. “Kementerian Agama melalui Kantor Urusan Haji Indonesia di KJRI Jeddah akan selalu memonitor perkembangan proses pembayaran santunan,” kata Menag.

Dalam peristiwa jatuhnya crane di Masjidil Haram pada Jumat, 11 September 2015, sedikitnya 61 orang jemaah haji Indonesia menjadi korban. Sebagian besar mereka mengalami luka berat, sedangkan 12 di antaranya meninggal dunia.

Saat itu Pemerintah Saudi Arabia menjanjikan santunan bagi seluruh korban peristiwa itu. Masing-masing korban tewas dan cacat permanen akan mendapatkan uang senilai 1 juta riyal dan keluarga atau ahli warisnya diundang berhaji pada penyelenggaraan tahun berikutnya. Sedangkan bagi korban luka, dijanjikan mendapatkan uang 500 ribu riyal dan diberi kesempatan untuk mengulang atau menyempurnakan ibadah hajinya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya