Dosen Universitas Ma Chung Malang Raih Penghargaan ITSF

Antara
08/3/2016 15:42
Dosen Universitas Ma Chung Malang Raih Penghargaan ITSF
(Dok. Univeresitas Ma Chung)

DOSEN Universitas Ma Chung Malang Tatas H.P. Brotosudarmo meraih penghargaan sains dan teknologi dari Indonesia Toray Science Foundation (ITSF) atas pencapaian luar biasa dalam bidang biofisika.

"Kami ingin berkontribusi terhadap perkembangan sains dan teknologi di Indonesia. Penghargaan Sains dan Teknologi ini diberikan untuk satu periset unggul yang memiliki banyak publikasi internasional dan hak paten," kata Presiden Direktur PT Toray Industries Indonesia Akihiko Ishimura pada Anugerah Sains Teknologi ITSF di Jakarta, Selasa (8/3).

Dalam penelitiannya, Tatas berhasil menemukan adanya struktur jenis baru antena pengumpul cahaya yang dikenal dengan istilah "light harvesting complex" (LHCs) pada bakteri Rhodopseudomonas palustris.

Struktur ini memiliki komposisi multiple polypeptide yang mampu bekerja sebagai matriks cerdas dan mampu mengatur sifat-sifat optik pigmen bakteri. Dengan struktur ini, bakteri tetap mampu menyerap energi cahaya meski berada dalam lingkungan dengan intensitas cahaya sangat rendah.

Selain itu, struktur ini juga dilengkapi dengan kemampuan menyimpan energi yang telah diserap. Berbasis pada temuan ini, Tatas kemudian mengembangkan teknologi plasmonik untuk menghasilkan sel surya dengan efisiensi yang lebih baik.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengatakan hasil inovasi riset yang banyak dihasilkan oleh peneliti perguruan tinggi di Indonesia sudah saatnya berkolaborasi dengan riset di luar negeri.

"Selama ini kita hanya diberikan pendanaan dari luar negeri, namun (riset) belum memberikan manfaat yang maksimal," kata Menristekdikti M Nasir.

Nasir menjelaskan produk inovasi riset yang didukung dengan kolaborasi riset luar negeri serta pendanaan akan menggerakkan perekonomian, mulai dari menciptakan pabrik baru, menyerap tenaga kerja baru, memberi modal kerja dan rencana besar lainnya.(X-11)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya