BMKG Amati Medan Magnet Bumi Saat GMT

Antara
07/3/2016 22:40
BMKG Amati Medan Magnet Bumi Saat GMT
(AFP/BAY ISMOYO)

BMKG Sulawesi Utara Stasiun Geofisika Manado akan mengamati variasi medan magnet bumi pada saat GMT Rabu (9/3) mendatang.

"Di Sulut tidak akan melihat GMT, tapi gerhana matahari sebagian. Momentum tersebut kami akan mengamati perubahan medan manget bumi serta perubahan anomali gravitasi dan efeknya," kata Kepala Stasiun Geofisika Manado Robert Owen Wahyu di Manado, Senin (7/3).

Stasiun Geofisika Manado, lanjut dia, akan melakukan pengamatan visual gerhana matahari sebagian di Pantai Firdaus, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara.

Diperkirakan, pesisir pantai timur Sulut akan menjadi lokasi ideal untuk melakukan pengamatan visual gerhana matahari karena lokasinya yang berada dekat dengan lintasan gerhana matahari. Dan posisi matahari pada waktu kejadian gerhana di wilayah ini diperkirakan masih berada pada azimuth 95 derajat-105 derajat arah timur tenggara dengan ketinggian bervariasi antara 25 derajat pada kontak awal sampai dengan 67 derajat pada kontak akhir.

"Selain pengamatan visual gerhana matahari, BMKG Stasiun Geofisika Manado juga akan melakukan pengamatan nilai absolut terhadap variasi medan magnet bumi di pos pengamatan magnet bumi BMKG di Tondano," katanya.

Dugaan sementara, kata dia, aktivitas gerhana matahari ini akan menyebabkan perubahan temperatur pada ionosfer sehingga dapat menyebabkan gangguan medan magnet bumi.

"Pengamatan nilai absolut medan magnet bumi akan dilakuan BMKG selama tujuh hari berturut-turut mulai dari 6 sampai 12 Maret. Untuk menguji ini dapat dilakukan dengan membandingkan pengamatan magnet bumi di tempat-tempat yang dilalui GMT dan stasiun-stasiun magnetbumi di luar lintasan GMT," katanya.

Pengamatan gerhana matahari sebagian di Sulut dapat dilakukan di Posigadan (Kabupaten Bolaang Mongondow), Boroko (Kabupaten Bolaang Mongondow Utara), Lolak (Kabupaten Bolaang Mongondow), Kota Kotamobagu, Tutuyan (Kabupaten Bolaang Mongondow Timur) dan Amurang (Kabupaten Minahasa Selatan).

Selanjutnya, Belang (Kabupaten Minahasa Tenggara), Kota Tomohon, Megamas (Kota Manado), Pantai Firdaus Kema (Minahasa Utara), Lembeh Selatan (Kota Bitung), Kota Bitung, serta Pantai Pal,Marinsow Likupang (Kabupaten Minahasa Utara).

Begitupun dengan Tagulandang (Kabupaten Sitaro), Ulu Siau (Kabupaten Sitaro), Tahuna (Kabupaten Kepulauan Sangihe), Melonguane (Kabupaten Kepulauan Talaud), Pulau Marampit, Nanusa (Kabupaten Kepulauan Talaud) dan Pulau Miangas (Kabupaten Kepulauan Talaud). (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya