Pemerintah Diminta Gencarkan Sosialisasi Film Indonesia

Syarif Oebadillah
04/3/2016 10:42
Pemerintah Diminta Gencarkan Sosialisasi Film Indonesia
(MI/Ramdani)

PEMERINTAH diminta untuk proaktif melakukan sosialisasi film-film Indonesia ke sekolah dan universitas. Selain itu, pemerintah perlu memberikan beasiswa pendidikan film bagi para pelajar yang ingin mengembangkan bakat dan minat pada perfilman.

"Kedua strategi itu perlu dilakukan agar film-film Indonesia bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) dan Badan Ekonomi Kreatif bisa bersinergi melakukan hal tersebut," ungkap Sheila Timothy dari Asosiasi Produser Film pada dialog investasi film yang diselenggarakan Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud, di Jakarta, kemarin (Kamis, 3/3).

Sheila yakin jika hal itu dilakukan, film-film Indonesia akan memiliki daya saing dan akhirnya mampu berkompetisi pada festival film tingkat internasional.

Ia juga mendorong agar pemerintah menyediakan sekolah film. Saat ini, jelas dia, Indonesia masih minim memiliki sekolah film, yakni hanya 10 sekolah film. "Kondisi ini jauh berbeda dengan Korea Selatan yang memiliki 300 sekolah film sehingga film-film mereka mampu berkompetisi pada festival film tingkat internasional," pungkas Sheila.

Pada dialog yang dipandu pakar komunikasi Ade Armando itu, aktor senior Slamet Raharjo mengingatkan agar kelak film-film Indonesia tetap terintegrasi dengan jalannya pembangunan bangsa. "Film ialah jembatan emas bangsa serta jembatan kepada masyarakat dan refleksi kehidupan," kata Slamet.

Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menyatakan dialog perfilman akan terus dilakukan secara berkala dan terbuka untuk membangun ekosistem perfilman Indonesia.

Harapannya film Indonesia bisa memiliki kedudukan strategis di tengah pembangunan bangsa saat ini. "Dialog juga penting untuk memetakan perbaikan perfilman Indonesia agar semakin kondusif," tutup Anies.

Senada dengan itu, Sekjen Kemendikbud Didik Suhardi selaku ketua penyelenggara dialog menambahkan, dialog yang melibatkan kalangan masyarakat film sebagai upaya pemerintah meningkatkan perfilman Indonesia agar semakin bermutu dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri.(Bay/H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya