Ekonomi Mapan, Permintaan Poligami Meningkat

29/2/2016 22:36
Ekonomi Mapan, Permintaan Poligami Meningkat
(Ilustrasi)

PENGADILAN Agama Wonosari Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menerima belasan permintaan poligami dari masyarakat dalam tiga tahun terakhir. Alasan keadaan ekonomi sudah mapan menjadi pendorong keinginan untuk beristri lebih dari satu.

Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Wonosari, Muslih mengatakan selama tiga tahun terakhir dari 2013, 2014 dan 2015, sebanyak 17 orang mengajukan poligami. "Banyak orang yang ingin melakukan poligami. Mereka beralasan kondisi keuangan sudah mapan," kata Muslih, Senin (29/2).

Pada 2013, kata dia, Pengadilan Agama Wonosari mengabulkan delapan permohonan poligami. Kemudian 2014, jumlah permohonan turun menjadi lima dan data terbaru di 2015 jumlah pemohon poligami mencapai empat orang. "Setiap tahun jumlahnya tidak sama, naik turun," katanya.

Muslih mengatakan, alasan orang melakukan poligami diantaranya ekonomi yang sudah mapan. Pelaku poligami juga menilai memiliki istri lebih dari satu diperbolehkan dalam agama, dan ketiga menghindari maksiat.

"Terkait masalah agama harus memenuhi persyaratan poligami sesuai dengan ajaran agama," kata dia.

Dari data Pengadilan Agama Wonosari, istri kedua yang dipersunting pria yang sudah beristri kebanyakan adalah seorang janda. Namun demikian, sekalipun janda atau lebih tua dari istri pertama, syarat dan ketentuan harus terpenuhi seperti persetujuan istri pertama.

"Kalau istri pertama tidak setuju, maka permohonan otomatis ditolak," katanya. (Ant/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya