Indonesia Kekurangan Sarjana Teknik

Cornelius Eko Susanto
28/2/2016 21:06
Indonesia Kekurangan Sarjana Teknik
(ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

MENTERI Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan Indonesia masih kekurangan lulusan sarjana bidang teknik. Saat ini keberadaan sarjana teknik yang ada hanya dapat mengisi 30% dari total kebutuhan.

"Lulusan teknik masih sangat sedikit. Padahal saat ini pembangunan infrastruktur tengah digalakan," sebut Puan pada Wisuda ke-79 Sarjana Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur, via rilis yang diterima, Minggu (28/2).

Dia menambahkan, peluang sarjana teknik untuk bekerja pada saat ini cukup besar. Pasalnya, pemerintah telah mengalokasikan dana hingga Rp5 ribu triliun selama lima tahun ke depan untuk pembangunan infrastruktur.

"Jangan sampai nantinya peluang kerja ini malah diambil insiyur asing," tambah dia.

Menurutnya, orientasi pendidikan tinggi juga perlu ditata kembali mengingat lulusan perguruan tinggi di Indonesia sekitar 75%-85% berasal dari bidang nonteknik. Di sisi lain, Korea Selatan justru menghasilkan lulusan sarjana yang sebagian besar berasal dari bidang teknik. Kondisi ini jelas kurang kondusif untuk mendukung penguasaan iptek dan peningkatan daya saing.

Karenanya, Puan mengharapkan banyaknya lulusan sarjana maupun pascasarjana teknik, baik dari perguruan tinggi swasta maupun negeri yang bisa berkontribusi mempercepat pembangunan, terutama memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN yang menyebabkan derasnya tenaga kerja asing masuk ke Indonesia. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya