Zuckerberg : Kebencian Kepada Kaum Migran Tidak Diterima di Facebook

28/2/2016 17:10
Zuckerberg : Kebencian Kepada Kaum Migran Tidak Diterima di Facebook
(AFP/LLUIS GENE)

SEBAGAI media sosial, Facebook diharapkan bisa memperbaiki cara kerja mereka untuk menindaklanjuti ungkapan kebencian terhadap migran. Hal tersebut ditegaskan sendiri oleh pendiri Facebook, Mark Zuckerberg.

Dalam sebuah sesi tanya jawab di Berlin, Zuckerberg menyebut para migran sebagai kelompok yang membutuhkan perlindungan. Facebook menghadapi kritik di Jerman karena gagal menjaga adanya tulisan yang anti-imigrasi.

Departemen Hukum Jerman mengatakan Facebook lebih cepat dalam menghapus gambar-gambar seksual ketimbang menghapus pernyataan-pernyataan yang bernada rasis. Pada Januari dilaporkan bahwa otoritas Jerman berusaha untuk bekerja sama dengan Facebook, Google dan Twitter untuk memastikan bahwa penegakan hukum diutamakan ketimbang kebijakan perusahaan teknologi tersebut.

"Tidak ada tempat untuk jenis konten seperti itu di Facebook. Setelah mempelajari lebih banyak mengenai budaya dan hukum Jerman, kami mengubah cara pendekatan kami," tegasnya.

Zuckerberg tidak menjelaskan bagaimana ia akan menghentikan sirkulasi konten antimigran. "Pernyataan benci terhadap para migran merupakan bagian penting dari sesuatu yang sekarang tidak kita terima di Facebook," tegasnya.

Jerman menerima lebih banyak pengungsi dan pencari suaka ketimbang negara Uni Eropa lainnya. Di antara mereka banyak yang berasal dari Suriah yang saat ini dilanda perang. (BBC/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya