Lapan Teliti Ionisasi Saat Gerhana Matahari Total

Aries Munandar
28/2/2016 16:07
Lapan Teliti Ionisasi Saat Gerhana Matahari Total
(MI/Ramdani)

LEMBAGA Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Pontianak, Kalimantan Barat melibatkan para peneliti untuk mengamati gerhana matahari total (GMT) yang akan terjadi 9 Maret mendatang. Mereka akan meneliti dampak gerhana matahari terhadap ionisasi di lapisan atmosfer.

"Ionisasi digunakan dalam perambatan gelombang cahaya, dan suara, seperti untuk sinyal radio dan komunikasi lainnya," kata staf fungsional umum Lapan Pontianak Nata Miharja, Minggu (28/2).

Hasil pengamatan tersebut, lanjutnya, akan dibandingkan dengan hasil dari stasiun pengamatan Lapan di seluruh Indonesia. Kemudian data tersebut diolah atau dikompilasi sebelum dipublikasikan ke khalayak.

"Jadi, bagaimana dampak gerhana matahari terhadap pancaran gelombang tinggi itu yang akan diteliti," lanjut Nata.

Selain peneliti, Lapan Pontianak juga melibatkan masyarakat umum dan pelajar untuk mengamati gerhana matahari. Mereka telah menyiapkan sejumlah peralatan bagi masyarakat yang diundang untuk mengamati fenomena alam ini. Termasuk, mengantisipasi kemungkinan adanya pemadaman listrik yang dapat menganggu kelancaran pengamatan.

"Pengamatan awam (umum) hanya fokus pada korona, yakni fenomena saat bayangan bulan menutupi matahari," ujar Nata. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya