Hati-Hati Berhaji Dengan Visa Ziarah

Syarief Oebaidillah
25/2/2016 21:00
Hati-Hati Berhaji Dengan Visa Ziarah
(ANTARA/Umarul Faruq)

HIMPUNAN Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh) meminta masyarakat berhati-hati dan waspada dalam melaksanakan ibadah haji yang di luar aturan. Dikhawatirkan hal tersebut dapat merugikan jemaah dengan pelayanan yang tidak optimal.

"Himpuh hanya mengimbau masyarakat calon jemaah haji tetap waspada dan berhati-hati, segala sesuatu yang dilaksanakan di luar aturan cenderung di bawah standar pelayanan minimum dan tidak ada jaminan jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan," kata Sekjen Himpuh, Muharom Ahmad, Kamis (25/2).

Muharom menyatakan hal tersebut terkait adanya biro perjalanan yang memberangkatakan jemaah ke Tanah Suci menjelang musim haji menggunakan visa ziarah dan tanpa melalui kuota haji yang ditetapkan pemerintah. Dijelaskan Muharom, travel ziarah yang dimaksud adalah kelompok orang yang memberangkatkan dengan visa ziarah mendekati musim haji.

Mereka berangkat jauh hari sekitar akhir Syawal, karena jika masuk bulan Zulqoidah hanya bisa mendarat di Riyadh. Dari Riyadh mereka cari moda angkutan lain menuju Mekah.

Umumnya mereka bisa mengisi hotel di Mekkah maupun Madinah saat belum datang jemaah haji khusus sehingga harga hotelnya masih amat murah. Begitu masuk pertengahan bulan Zulqoidah, mereka akan mungkin memakai rumah rumah penduduk yang tidak punya izin tasyrih perumahan karena hotel saat itu harganya mulai mahal dan diisi oleh jamaah haji khusus atau reguler dari kloter awal yang masuk di Madinah

Menurut Muharom, kondisi mereka tidak lebih baik dari haji reguler sekalipun musim haji, rumah mereka jauh dari Masjidil Haram dan tidak memiliki tenda yang tetap di Arafah dan Mina. "Mereka kucing-kucingan atau dengan pengelolanya disusupi karena pihak muasasah tidak dapat menerima mereka," jelasnya

"Pasti mereka punya jaringan di Arab Saudi tapi bukan dengan travel resmi, namanya juga ilegal. Namun begitu terkadang atas nama kemanusiaan dan rasa kebangsaan jemaah haji resmi atau travelnya sering membantu mereka, ada yang terpaksa ada yang ikhlas dengan niat berbuat amal soleh selama menunaikan ibadah haji," imbuh Muharom. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya