Bogor Gelar Festival Rakyat Meriahkan Cap Go Meh

Dede Susianti
21/2/2016 18:35
Bogor Gelar Festival Rakyat Meriahkan Cap Go Meh
(MI/Ramdani)

PESTA rakyat Cap Go Meh (CGM) Street Festival 2016, kembali digelar di Bogor, Jawa Barat. Parade budaya yang akan melibatkan 10 ribu orang penampil tersebut dijadwalkan berlangsung Senin (22/2) siang dengan lokasi awal di depan Vihara Dhanagun, Jalan Suryakencana, Bogor.

Arifin Himawan, Ketua Panitia Cap Go Meh, mengatakan berbagai acara akan digelar dalam kegiatan tahun ini. Misalnya festival drumband dengan 1.000 peserta se-Jawa Barat, festival fashion kreasi, dan berbagai pesta seni dan budaya.

"Ini kebersamaan, persatuan dan bagian dari kegiatan tradisi. Bukan agama dan keyakinan. Dari Bogor, daerah lain semua ada. Seperti tahun ini ada tari Tor Tor dari Sumut," kata Arifin.

Selain dari dalam negeri, juga akan hadir penampil dari luar negeri. Taiwan, secara khusus mengirimkan timnya kebudayaan yang akan menampilkan semacam ondel-ondel khas mereka.

Di sisi lain, Kapolres Bogor Kota Ajun Komisaris Besar Andi Herindra Rahmawan mengatakan pihaknya telah siap mendukung festival kali ini. Menurutnya, karena kegiatan ini mninbulkan potensi kerawanan kriminalitas serta kemacetan ada beberapa skenario yang dibuat. Termasuk pengalihan arus, penutupan jalanm dan penyediaan kantong-kantong parkir.

Polres Bogor Kota akan menurunkan 483 personel yang sisiagakan. Kemudian mendapat banntun stu peleton dari Sat II Pelopor Brimob Kedung Halang, dan dari TNI, Sat Pol PP secara total 1000 orang. "Pola pengamanannya tertutup dan terbuka. Polresta juga ada unit khusus yakni dengan pasukan berkuda," kata Kapolresta.

Ruas jalan utama di Kota Bogor yang menjadi pusat kegiatan akan ditutup yakni Jalan Suryakencana, Jalan Otista, Jalan Siliwangi, dan Jalan Batu Tulis. Rencana Penutupan jalan akan diberlakukan mulai pukul 14.00 WIB.

Jalan yang ditutup total adalah Simpang Bogor Plaza atau Jalan Suryakancana. Sementara ruas Jalan Otista dari arah Tugu Kujang hingga putaran BTM dibuka dua arah. Untuk putaran BTM ditutup dan kendaraan dari Empang menuju Jalan Otista atau Jalan Suryakancana diarahkan ke Jalan Ir H. Djuanda. Pertigaan Jalan Roda Otista ditutup kecuali kendaraan bermotor bagi penghuni.

Rekayasa lalu lintas juga dilakukan dengan pengalihan arus untuk kendaraan umum dan pengalihan sementara akan dilakukan terhadap rute trayek angkot yang melintasi lokasi kegiatan. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya