Tujuh Daerah Gelar Festival Sambut Gerhana Matahari Total

Putri Rosmalia Octaviyani
17/2/2016 19:54
Tujuh Daerah Gelar Festival Sambut Gerhana Matahari Total
(FOTO ANTARA/Fikri Yusuf)

TUJUH dari 12 daerah yang akan dilintasi gerhana matahari total (GMT) terus menyiapkan berbagai kegiatan hiburan dan festival. Mulai dari kompetisi fotografi internasional, pegelaran seni dan budaya, hingga seminar pariwisata dan antariksa. Seluruh kegiatan tersebut akan berlangsung sejak awal Maret hingga berakhirnya GMT pada 9 Maret medatang.

"Kota-kota tersbeut menyiapkan berbagai event. Persiapan terus dilakukan," ujar Firman Abu Nasir, Kepala Bidang Komunikasi Media Elektronik, Asdep Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Rabu (17/2)

Tujuh daerah yang akan mengadakan berbagai kegitan tersebut ialah Palu, Poso, Palembang, Bangka Belitung, Palangkaraya, Balikpapan, dan Ternate. Sementara lima daerah lain yang belum akan menyelenggarakan kegiatan menyambut GMT ialah Mentawai, Tanjung Pandang, Sampit, Luwuk, dan Halmahera.

Firman menampik adanya beberapa daerah yang dikabarkan tidak bersedia untuk turut serta melakukan berbagai persiapan menyambut GMT. "Tidak benar, semua ikut berperan menyiapkan," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaludin mengatakan pihaknya dan serta beberapa lembaga sejenis dari berbagai negara juga menggelar kegiatan bersamaan dengan GMT.

"Yang pasti kami melakukan pengamatan dan penelitian. Namun bersamaan dengan itu kami juga sangat gencar melakukan pemahaman dan edukasi mengenai GMT pada masyarakat," ungkap Thomas.

Thomas mengungkapkan, edukasi paling utama yang diberikan pada masyarakat ialah bagaimana agar mereka tidak khawatir untuk dapat turut menikmati fenomena langka tersebut. Hal tersebut karena masih banyak warga yang belum mengerti dan mengira gerhana berbahaya untuk dilihat.

"Padahal mereka bisa melihat dan menikmati, hanya kita sosialisasikan cara-caranya agar tidak sampai merusak mata. Sayang kalau sampai mereka tidak menikmati," tambah Thomas. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya