Spesies Anggrek Indonesia Terancam Punah

Richaldo Y.Hariandja
16/2/2016 20:18
Spesies Anggrek Indonesia Terancam Punah
(ANTARA/AGUS BEBENG)

INDONESIA kaya akan Anggrek Endemik (Orchidaceae), menurut catatan, Indonesia merupakan rumah dari sepersepuluh anggrek endemik dunia. Akan tetapi, deforestasi dan alih fungsi hutan mengancam flora yang dilindungi tersebut.

Salah satunya, Anggrek Selop (Paphiopedilum glaucophyllum) yang merupakan endemik Jawa Timur. Anggrek tersebut kini digolongkan masuk ke dalam Appendix 1 atau tidak boleh sama sekali diperdagangkan karena terancam punah oleh Konvensi Internasional tentang perdagangan satwa dan tumbuhan liar (Cites-IUCN). Sementara sisanya, masuk ke dalam Appendix 2 atau tidak terancam punah namun bisa berpotensi terancam apabila perdagangannya tidak diatur.

"Itu menunjukan seberapa rawannya Spesies Anggrek kita," terang Kurator Anggrek Kebun Raya Bogor (KRB) Sofi Mursidawati saat ditemui dalam diskusi mengenai pelestarian Anggrek di Jakarta, kemarin (16/2).

Kondisi Anggrek yang terancam punah tersbeut, lanjut Sofi, disebabkan deforestasi dan alih fungsi hutan yang marak terjadi dalam dua dekade terakhir. Itu sebabnya, dalam 20 tahun terakhir, penemuan spesies baru anggrek mengalami penurunan.

Padahal, sejatinya teradapat beberapa jenis anggrek yang dapat berspesiasi atau membuat spesies baru. "Itulah sebabnya, beberapa ilmuwan berpendapat anggrek kita sebenarnya tidak hanya 5000 spesies, bahkan bisa mnecapai 6000, ada missing link yang kami temukan," imbuh Sofi.

Pada dasarnya, Sofi menyatakan Anggrek merupakan spesies yang manja dan rapuh. Tanaman tersebut membutuhkan simbiosis atau interaksi dengan makhluk lainnya dari sepesies lainnya untuk dapat bereproduksi.

"Karena itu, kalau dalam satu hutan terapat anggrek, itu artinya hutan tersebut sehat, karena ekosistem pendukung anggrek itu masih ada," tambah Sofi.

Sofi menilai sangat penting untuk menjaga kawsan hutan tetap sehat untuk menjaga keberlangsungan anggrek serta ekosistem pendukung lainnya di dalam hutan. "Karena ada beberapa anggrek yang hanya bisa tumbuh dengan satu simbion, mereka itu spesifik dan pemilih," papar Sofi. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya