Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA fan grup band Slank atau yang populer disebut slankers, rupanya banyak memilih terjun ke dunia bisnis, khususnya bisnis kaos dan merchandise band idola mereka. Sayangnya, para slankers tersebut kurang terjangkau pembiayaan bank lantaran kurang melek internet maupun sistem perbankan.
Hal ini terungkap disela konferensi pers Homerun in Harmony yang digagas Slank dan PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk. "Ada 100 ribu slankpreneurs di Indonesia saat ini. Mereka sudah banyak yang sukses, tapi kendalanya belum melek internet dan perbankan," cetus pentolan Slank, Bimbim di Jakarta, Senin (15/2).
Bimbim mengurai para slankpreneurs, sebutan para slankers yang terjun berwirausaha, saat ini sudah tersebar di seluruh Indonesia dengan permodalan dan pasar yang terbatas. "Di (Gang) Potlot (markas Slank) saja sudah ada 3 distro yang cukup besar dan bisa menghidupi lingkungannya," jelas Bimbim.
Para slankpreneurs memang lebih fokus pada industri garmen dan marchandise, meski tak jarang juga mengembangkan komoditas lokal. Slank, diakui Bimbim, selama ini tidak segan memberi dukungan kepada para slankpreneurs.
"Pernah kita lagi ke Dieng, terus diminta tolong buat pemasaran Carica, kita bantu. Mereka kesulitan juga mencari pasar," kisahnya.
Direktur Bank BTN Sis Apik langsung melihat fenomena tersebut sebagai kesempatan untuk menjangkau nasabah. "Ini merupakan potensi besar bagi BTN untuk digarap," sahut Apik.
Apik mengatakan pihaknya akan mengarahkan para slankpreneurs untuk menjadi agen dan nasabah laku pandai yakni skema perbankan yang lebih inklusif dan mudah diakses bagi para pemula untuk akses bank. "Karena sangat simpel, laku pandai yang sekarang cuma perlu handphone. Targetnya tahun ini 10 ribu orang jadi agen laku pandai. Mudah-mudahan para slankpreneurs ini bisa termasuk juga," kata Apik.
Saat ini sudah ada 250 ribu agen baru dilatih yang siap disebar di seluruh daerah. "Targetnya 10 ribu lagi tambahan tahun ini," jelasnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved