Lembaga Eijkman Akan Teliti Virus Zika

11/2/2016 11:28
Lembaga Eijkman Akan Teliti Virus Zika
(Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Muhammad Nasir -- MI/Atet Dwi Pramadia)

MENTERI Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir menugaskan Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman untuk melakukan penelitian dan perkembangan terkait virus zika.

"Jadi, sebenarnya kami sudah punya anti virusnya, yaitu dalam masalah DBD yang juga sudah dikembangkan oleh Eijkman. Nah Eijkman saat ini punya tugas berikutnya terkait adanya efek lain, penyakit lain, atau virus lainnya," kata Nasir di Jakarta, Kamis (11/2).

Menurut Nasir, Lembaga Eijkman telah menyatakan bahwa virus zika berbeda dengan DBD. "Nah ini yang harus kami teliti lebih lanjut dan mudah-mudahan Eijkman bisa melakukan penyelesaian-penyelesaian yang terkait bidangnya," ucap Nasir.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengeluarkan peringatan perjalanan bagi masyarakat Indonesia yang akan bepergian ke kawasan yang mengalami kejadian luar biasa (KLB) virus Zika, seperti ke negara negara di Amerika Selatan.

Pemberlakuan travel advisory yang mulai diunggah di laman Kementerian Kesehatan pada Rabu (3/2) malam itu merupakan bagian dari upaya melindungi masyarakat Indonesia terhadap kemungkinan tertular penyakit yang bersumber dari virus zika.

Bagi siapa saja yang baru kembali dari negara yang sedang mengalami KLB penyakit virus Zika, masih kata dia, agar juga memeriksakan kondisi kesehatannya dalam kurun waktu 14 hari setelah tiba di Indonesia. (Ant/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya