Cegah Virus Zika Dengan Empon

Melati Yuniasari Fauziyah
04/2/2016 20:47
Cegah Virus Zika Dengan Empon
(ANTARA/OKY LUKMANSYAH)

PERNYATAAN Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahwa virus zika dapat menyebabkan microcephaly dinilai langkah gegabah. Pasalnya, belum ada fakta secara ilmiah yang menyatakan bahwa virus zika menyebabkan microcephaly (mengecilnya kepala janin).

Hal itu diungkapkan Chairul A. Nidom, pengamat kesehatan Universitas Airlangga. "WHO harusnya hati-hati dalam menyatakan pernyataan, jangan terlalu cepat berasumsi sebab dalam publikasi fakta ilmiah belum terbukti. Sudah diralat juga (oleh WHO), mereka perlu mengkaji lebih dalam dan secara ilmiah,” ungkap Nidom, Kamis (4/2).

Ia pun tidak dapat memastikan apakah virus zika yang ditemukan di Bali sama dengan virus zika yang sudah masuk ke Indonesia sejak 1985 lalu. Sebab, hingga kini belum ada penelitian lebih lanjut mengenai virus-virus ini.

Virus zika telah masuk ke wilayah Jawa Tengah sejak 1985 kemudian menyebar ke Semarang, Jakarta, dan Jambi. "Baru-baru ini kan ada info turis digigit monyet di Bali dan terkena virus zika. Virus tersebut seharusnya dibawa ke Amerika untuk diteliti lebih lanjut, sehingga dapat dipastikan apakah virus tersebut sama dengan virus-virus yang sudah masuk ke Indonesia sejak 1985 itu atau tidak,” lanjutnya.

Menurut Nidom, ada tiga hal yang dapat dilakukan masyarakat untuk mencegah virus zika. Pertama adalah dengan mengonsumsi obat anti virus atau vaksin, kedua dengan memberantas nyamuk melalui program 3M (menguras, menutup, dan mengubur), dan terakhir adalah dengan meningkatkan imun tubuh.

“Di Indonesia kan vaksinya belum ada, jadi masyarakat bisa mengonsumsi empon (kunyit, temulawak, lengkuwas, dan jahe) setiap hari. Itu kan ada kurkuminnya, bisa menambah kekebalan tubuh manusia sehingga menangkal virus zika ini" katanya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya