Tangkal Wabah Zika, Kemenkes Rekomendasikan Travel Advisory

Tlc/Pol/X-7
04/2/2016 07:57
Tangkal Wabah Zika, Kemenkes Rekomendasikan Travel Advisory
(Sumber: Centers for Desease Control and Prevention/WHO/Grt)

KEMENTERIAN Kesehatan mengeluarkan rekomendasi seruan kehati-hatian atau travel advisory kepada warga yang akan bepergian ke wilayah Amerika Selatan.

Seruan itu dilakukan seiring dengan merebaknya wabah virus Zika di sejumlah negara Amerika Latin.

"Imbauan kehati-hatian ini hanya sebagai antisipasi agar mereka waspada jika ke sana," sebut Menkes Nila F Moeloek, seusai Seminar Nasional Kebijakan, Implementasi, dan Kendala dalam Pelaksanaan SPDGT Pra-RS dan Workshop Penanggulangan Gawat Darurat Pra-RS dan RS, di Jakarta, kemarin.

Menkes menjelaskan travel advisory berbeda dengan travel warning. Travel advisory hanya menyarankan untuk waspada, sedangkan travel warning merekomendasi untuk tidak berpergian ke negara-negara bersangkutan.

Menurut Menkes, rekomendasi travel advisory hanya bertujuan agar warga lebih waspada.

Lebih jauh dikatakan, virus Zika ialah versi ringan dari kasus demam berdarah dengeu (DBD) yang bisa menyebabkan kematian.

Menurut dia, kecil kemungkinan virus Zika berdampak fatal pada orang dewasa.

Virus tersebut sebatas menimbulkan gejala klinis berupa demam, lemas, kemerahan pada badan, nyeri otot dan sendi, juga mata merah.

Namun, Menkes mengakui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencurigai virus Zika bisa berdampak pada ibu ha-mil.

Diduga, virus itu menjadi pemicu sejumlah kasus bayi lahir dengan kepala lebih kecil dari ukuran normal (mikrosefalia) di Brasil pada saat ini.

Berkenaan dengan travel advisory tersebut, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes Oscar Primadi menyatakan rekomendasi itu akan diberikan kepada Kementerian Luar Negeri untuk ditindaklanjuti.

Sebelumnya, saat menggelar rapat terbatas di Istana Presiden, Jakarta, kemarin, Presiden Joko Widodo memerintahkan kementerian terkait untuk menyiapkan langkah-langkah antisipatif terhadap penyebaran virus Zika.

Langkah-langkah antisipatif dan pencegahan itu, menurut Presiden, harus sinergis dan lintas sektoral.

Langkah yang diambil juga diharapkan komprehensif mulai deteksi dini, pencegahan, sampai dengan respons cepat dalam penanggulangan virus.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan tiga langkah dalam penanganan penyebaran virus Zika (lihat grafik).



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya