Masyarakat Nelayan Sangat Rentan Miskin

Fetry Wuryasti
02/2/2016 18:39
Masyarakat Nelayan Sangat Rentan Miskin
(ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang)

KEMISKINAN yang menimpa nelayan di wilayah pesisir disebabkan oleh infrastruktur yang terbatas dan ekosistem seringkali yang bermasalah. Hal itu diperparah dengan rob (masuknya air laut ke daratan) yang terjadi di 2.226 desa pesisir sepanjang pantura Jawa sampai pantai timur Sumatera.

"Masyarakat menengah ke atas mungkin tidak terlalu rentan karena mereka bisa berpindah. Sementara masyarakat menengah ke bawah tidak bisa berbuat apa-apa," ujar Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB Arif Satria dalam Focus Group Discussion (FGD) terkait penanganan fakir miskin di Jakarta, Selasa (2/2).

Analisis kemiskinan wilayah pesisir yang dilakukan Fakultas Ekologi Manusia IPB menggunakan data sensus pertanian 2013 dan survei rumah tangga nelayan 2014, menemukan sebesar 23,79% nelayan laut berada di bawah garis kemiskinan. Selain itu terjadi kemiskinan multidimensi sekitar 13,07 % dan rentan miskin secara multidimensi 29,54%.

Hal ini karena dalam bekerja, hanya 0,04% nelayan laut di pesisir Indonesia yang menggunakan fish finder. Kemiskinan juga terjadi karena 92-96% nelayan tidak menjadi anggota koperasi dan 70-90% nelayan tidak menggukan modal sendiri karena akses perbankan pada nelayan relatif lemah. Pasalnya menurut Arif sistem perbankan Indonesia tidak kompatibel terhadap karakteristik usaha perikanan.

"Maka lembaga keuangan mikro bisa menjadi alternatif karena mereka bisa beroperasi sesuai dengan jam kerja nelayan dan membayar secara harian,"

Pengentasan kemiskinan yang dimulai dari titik terluar yaitu perbatasan, pulau-pulau kecil dan pesisir dia harap tidak akan ada persinggungan penangannya dengan pedesaan dan perkotaan.

Di sisi lain, Arif juga melihat persoalan kemiskinan terutama yang berasal dari pengungsi, bahwa aspek gizi mereka seringkali tidak diperhatikan. "Hasil kajian kami, kepada pengungsi diberikan mie instan setiap hari dan tidak perhatikan aspek gizi. Sementara salah satu faktor kemiskinan adalah gizi," tutur Arif. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya