Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
Hingga 2014, angka kekerasan pada perempuan dan anak terus mengalami peningkatan. Kondisi tersebut menjadi tolak ukur minimnya pengawasan dan keseriusan pemerintah dalam upaya melindungi perempuan dan anak.
Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Aceh, Sudirman mengatakan hingga kini keseriusan pemerintah dalam melindungi perempuan dan anak masih belum berjalan maksimal. Hal tersebut dikatakannya terlihat dari masih terus meningkatnya angka kasus kekerasan setiap tahun.
"Kita juga dengan mudah masih bisa melihat banyak anak-anak yang bekerja dan mengemis di jalan. Kalau memang serius mau melindungi kenapa tidak langsung ditarik anak-anak itu," ujar Sudirman dalam rapat dengar pendapat Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dengan Komisi III DPD RI di Jakarta, Semin (1/2).
Senada dengan Sudirman, anggota Komisi III DPD dari Nusa Tenggara Barat Baiq Diyah mengatakan Kementerian PPPA harus lebih dapat bersinergi dengan pemerintah daerah untuk dapat menyelesaikan masalah tersebut. Koordinasi dengan pemmerintah daerah dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) menjadi kunci untuk menyelesaikan masalah perlindungan perempuan dan anak secara lebih mendalam dan menjangkau hingga warga di pedalaman.
"Ini yang juga belum terlihat maksimal. Padahal hal tersebut adalag kunci berjalannya setiap program yang dibentuk dan akan dilakukan oleh pemerintah pusat," ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Menteri PPPA Yohana Yambesi mengatakan selama ini minimnya anggaran masih menjadi kendala terbatas dan terhambatnya upaya maksimal menjalankan program perlindungan perempuan dan anak. Namun, hal tersebut dikatakannya terus berupaya diperbaiki saat ini.
"Tahun ini anggaran KPPPA naik hingga 5 kali lipat menjadi Rp1 triliun. Kami usahakan agar dengan begitu berbagai program bisa kami dorong untuk dapat lebih maksimal," ungkap Yohana.
Ia juga menegaskan, koordinasi dengan daerah selama ini terus dibangun dan berupaya ditingkatkan. Baik dengan Pemda. P2TP2A, dan lembaga-lembaga masyarakat yang peduli kondisi perempuan dan anak.
Sampai saat ini, data Kementerian PPPA mencatat angka kekerasan pada perempuan dan anak masih selalu mengalami peningkatan. Pada tahun 2013 tercatat angka kekerasan perempuan dan anak di Indonesia masing-masing berjumlah 20.430 dan 4.311. Sementara di tahun 2014 jumlahnya meningkat menjadi 24.000 dan 5.066 kasus. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved