Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Restorasi Gambut (BRG) menaruh target tahun ini untuk merestorasi 30% dari 2 juta hektare lahan gambut yang rusak di Sumatera Selatan, Riau, Jambi, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.
Fokus tahun ini, sesuai arahan Presiden lewat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 1 tahun 2016 tentang Badan Restorasi Gambut, berada di kabupaten Ogan Komering Ilir dan Musi Banyuasin di Sumsel, Meranti di Riau, serta Pulang Pisau di Kalimantan Tengah.
"Setelah tim terbentuk, kami akan hitung berapa hektare di sana, kalau belum 30%, kami akan cari lagi Kabupaten lainnya," ucap Kepala BRG Nazir Foead Konferensi Pers Festival Iklim di Jakarta, Kamis (28/1).
Untuk itu, lanjut Nazir, langkah percepatan harus dilakukan selama 11 bulan ke depan. Diantaranya mencari kawasan gambut yang tengah di restorasi. Serta, mengajak Pemerintah Daerah maupun Civil Society Organization (CSO) yang sudah memiliki Sumber Daya untuk berkoordinasi.
Jika langkah tersebut berhasil, BRG akan mendorong Pemda Kabupaten atau Provinsi lainnya untuk mengadopsi sistem yang berhasil dilakukan. "Karena kita tahu bahwa KHG (Kesatuan Hidrologi Gambut) kita ada 26 juta, sementara yang rusak sangat banyak," terang Nazir.
Karena itu, penting untuk menjaga kawasan gambut di luar kawasan 2 juta hektare serta di luar tujuh Provinsi (Kalsel, Kalteng, Kalbar, Sumsel, Riau, Jambi, dan Papua), yang diamantakan kepada BRG. Menurut Nazir, Moratorium di kawasan gambut yang dikeluarkan oleh Presiden sudah cukup kuat untuk menjaga hal tersebut.
"Tapi kami akan dorong pengawasannya, karena tanpa pengawasan, hal itu akan sia-sia," tambah Nazir.
Lebih jauh, Nazir mengatakan kawasan budidaya gambut nantinya harus mengikuti aturan untuk menanam tanaman endemik dan tidak monokultur. Oleh karena itu, Pemegang izin di kawasan tersebut juga harus menerapkan hal seperti itu.
"Karena harus sesuai dengan ekosistem gambut, ini kan untuk jaga agar dia tidak kering selama musim kemarau," terang Nazir. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved