Masyarakat Diminta Rangkul Eks Gafatar

Cikwan Suwandi
26/1/2016 19:58
Masyarakat Diminta Rangkul Eks Gafatar
(MI/Aries Munandar)

Menteri Agama Lukman Hakim Saefudin meminta masyarakat untuk merangkul eks anggota Gerakan Fajar Nusantara(Gafatar). Menurutnya tindak kekerasan ataupun anarkisme lainnya yang dilakukan tidak dibenarkan. Masyarakat harus mampu mengedepankan sikap kemanusian.

"Kita tentu tidak membenarkan sikap yang membakar rumah. Eks anggota Gafatar tetaplah saudara kita, segala perbedaan sebesar, sekeras, setajam apapun tetap harus didasari sikap kemanusian," ungkapnya, Selasa (26/1).

Menurut Lukman, aksi massa terjadi di Kalimantan Barat berlebihan. "Tentu sikap tersebut terlalu berlebihan, seharusnya setiap manusia berhak hidup meski dalam perbedaan. Setiap agama tentu tidak menunjukan permusuhan apalagi teror yang merugikan," ungkapnya.

Lukman berharap masyarakat di berbagai wilayah Indonesia untuk dapat menahan diri dalam tindakan kekerasan. Dia menegaskan meski beda paham agama, masyarakat sebaiknya dapat menyikapi dengan merangkul dan membina serta berdiaolog sehingga kesamaan cara pandang sesama muslim.

Sementara itu, Penjabat Bupati Karawang, Dedi Mulyadi membenarkan adanya warga Karawang yang ikut menjadi bagian eks Gafatar yang dikembalikan dari Kalimantan.

"Jumat lalu saya sudah mendapatkan laporan dari Kesbangpol, dari sekian banyak eks gafatar orang tersebut 5 diantaranya adalah masyarakat Karawang," katanya.

Dia meminta masyarakat untuk merangkul dan membina para eks gafatar tersebut."Kita sedang menindaklanjuti informasi 5 orang tersebut posisinya dimana, kalau perlu kita akan jemput untuk dibina. Masyarakat pun harus dapat merangkul dan membina, dimana sesungguhnya islam itu indah dan damai," pungkasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya