Narkoba Lebih Berbahaya dari Terorisme

MI
25/1/2016 10:22
Narkoba Lebih Berbahaya dari Terorisme
(Antara)

Penyalahgunaan narkoba lebih berbahaya dibanding aksi terorisme. Pencegahan di tingkat keluyarkan menjadi bentang kokoh untuk memerangi bahaya narkoba yang mengancam.

Hal tersebut diungkapkan novelis Ahmad Tohari Saat sosialisasi bahaya narkoba di pendopo eks Kawedanan Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah.
Penulis novel Ronggeng Dukuhparuk mengaku masyarakat tradisional sudah lama mengenal narkoba yang dulu populer disebut candu, jadam, opium, atau lainnya, termasuk juga beberapa jenis tanaman yang punya daya psikotropika, seperti ganja, kecubung, bleketupuk, cekluk, dan lainnya.

"Namun, dahulu orang mengambil manfaatnya dengan cukup arif. Umpamanya untuk menghilangkan rasa sakit seusai melahirkan, biasanya ibu melahirkan diberi rokok dengan sedikit jadam," tutur Tohari.

Di Sukabumi, Jawa Barat, Badan Narkoba Nasional (BNN) Kabupaten Sukabumi, membidik kalangan pelajar, institusi pemerintahan, TNI, Polri, dan ormas, untuk menyosialisasikan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Upaya itu, kata Ketua BNN Kabupaten Sukabumi Yus Danial, tak terlepas maraknya tingkat peredaran narkoba.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi memandang perlu tempat rehabilitasi bagi pecandu narkoba di daerah. (N-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya