Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
AWAL 2019 kereta cepat Jakarta-Bandung beroperasi. Setiap set (8 kereta) yang dioperasikan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) tersebut mampu mengangkut 583 orang dengan waktu tempuh 1 jam.
Atau jika diperlukan, dua set kereta dapat digabungkan menjadi satu sehingga dapat mengangkut sekitar 1.000 penumpang.
Proyek kereta cepat diharapkan memberikan efek yang luas karena sejalan dengan percepatan pembangunan infrastruktur yang dicanangkan awal 2016.
Pembangunan infrastruktur itu akan menstimulasi pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan 5,5% pada tahun ini.
Presiden Joko Widodo mengatakan negara yang bertindak cepat akan memenangi persaingan antarnegara.
"Kereta api cepat salah satu untuk menuju pada kecepatan. Proyek ini kerja sama beberapa BUMN. Sinergi BUMN diperlukan menghadapi persaingan global dengan penguasaan teknologi dan industri manufaktur," kata Jokowi pada peletakan batu pertama pembangunan jalur kereta cepat di Cikalong Wetan, Bandung Barat, kemarin.
Menurut Dirut KCIC Hanggoro Budi, kereta cepat Jakarta-Bandung menghubungkan empat stasiun, yaitu Halim, Karawang, Walini, dan Tegalluar, Bandung, sepanjang 140,9 km.
Pengerjaan struktur, mekanisme, kelistrikan, dan lanskap memakan waktu 36 bulan kalender kerja.
Di setiap stasiun dibangun kawasan persinggahan (transit oriented development/TOD) untuk mendorong lahirnya sentra ekonomi baru di koridor Jakarta-Bandung.
Di Walini, misalnya, dibangun kota baru dan di Tegalluar dibangun kawasan industri kreatif berbasis teknologi informasi.
"Kota baru ini mengedepankan prinsip kawasan layak huni dan ramah lingkungan yang tetap merangkul semua lapisan masyarakat," ujar Hanggoro.
Hanggoro menambahkan, pembangunan proyek kereta cepat menelan investasi US$5,5 miliar (Rp73 triliun) yang dibiayai mandiri oleh konsorsium BUMN Indonesia dan konsorsium China Railways dengan skema business to business.
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berharap pembangunan kereta cepat tidak hanya terintegrasi dengan moda raya terpadu (MRT) di kawasan Bandung Raya, tetapi juga light rail transit (LRT) Jabodetabek karena dapat memacu perekonomian masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved